kabarblockchain - Semua Tentang Blockchain

Daftar Artikel - Semua Berita

  • Event ArbitrageScanner, bagi tips untuk para trader!
    Berita
    Event ArbitrageScanner, bagi tips untuk para trader!

    by Admin

    Halo Blockheads! Dunia kripto selalu bergerak cepat, penuh dengan peluang baru yang bisa kalian selalu ambil. Ada suatu platform arbitrase yang inovatif buat bantu kalian untuk lebih cuan di dunia kripto, namanya ArbitrageScanner. Kali ini mimin mau bahas kenapa ArbitrageScanner jadi pilihan utama para trader besar dan mengapa kalian harus ikut serta dalam event eksklusifnya. Apa Itu ArbitrageScanner? ArbitrageScanner adalah layanan yang dirancang khusus untuk membantu trader dalam melakukan arbitrase kripto. Dengan fitur-fitur canggih untuk analisis on-chain dan strategi arbitrase, platform ini menjadi yang terdepan di segmennya. Tidak hanya itu, mereka juga secara rutin mengadakan event-event ekslusif bagi para penggunanya untuk berbagi pengalaman dan mendapatkan wawasan baru dari trader-trader berpengalaman. Bukan cuma janji manis, Blockheads! Pengguna ArbitrageScanner bisa menghasilkan hingga $50,000 setiap bulan dengan menggunakan aplikasi ini. Platform ini telah terbukti menjadi solusi nyata bagi para trader yang ingin memperbesar modal mereka secara signifikan. Jadi, kenapa mereka terus memimpin pasar di tengah banyaknya pesaing seperti Dune, Zerion, dan Icrypto? Jawabannya sederhana: ArbitrageScanner menawarkan lebih banyak peluang untuk menghasilkan uang dengan kripto dibandingkan layanan lain. Event Eksklusif ArbitrageScanner Setiap tahunnya, ArbitrageScanner mengadakan event eksklusif yang dihadiri oleh trader papan atas dan "crypto-whales" dari seluruh dunia. Tahun ini, event tersebut akan diadakan di Dubai pada 24-25 Oktober, tepat setelah konferensi Blockchain Life 2024. Acara ini adalah kesempatan emas untuk mendapatkan informasi yang tidak bisa kalian temukan di internet. Di acara ini, kalian akan berkesempatan untuk bertemu langsung dengan: Pengguna berpengalaman ArbitrageScanner, yang bakal membagikan kisah sukses mereka dalam menggunakan arbitrase. Trader dan investor dengan modal lebih dari $5 juta, yang bakal membagikan strategi mereka dalam menghadapi pasar kripto. Manajer bursa dan dana, yang memiliki wawasan terbaru mengenai tren dan perubahan pasar kripto. Jadi, Blockheads, jangan lewatkan kesempatan ini. Selain bisa hadir di eventnya, kalian juga akan mendapatkan akses ke semua alat ArbitrageScanner selama satu bulan penuh, plus bimbingan langsung dari tim mereka. Bahkan jika kalian pemula, tim ArbitrageScanner akan membantu kalian mengatur bot arbitrase dan menunjukkan strategi-strategi yang sudah terbukti. Kenapa Trader Besar Memilih ArbitrageScanner? Para "crypto-whales" dan trader sukses terus menggunakan ArbitrageScanner karena alat ini adalah yang terbaik dalam hal analisis blockchain dan arbitrase kripto. Setiap minggunya, tim ArbitrageScanner merilis studi kasus nyata dari penggunanya yang berhasil meraih profit besar. Salah satu contohnya adalah seorang whale yang pada bulan Juli lalu menarik 73,059 token #ENS dari Binance dan Gate.io pada harga $25,36, lalu menjualnya kembali di harga $26,86, menghasilkan keuntungan sekitar $109 ribu hanya dalam beberapa hari. Kalian juga bisa melacak aksi-aksi seperti ini melalui alat ArbitrageScanner dan meniru strategi mereka. Dengan fitur seperti analisis mendalam wallet, pencarian wallet dengan filter AI, serta screener untuk menemukan peluang arbitrase di berbagai bursa, ArbitrageScanner jelas mengungguli pesaingnya seperti Nansen, Debank, dan Arkham. Alat ini memungkinkan kalian melihat siapa saja yang menghasilkan uang di blockchain dan bagaimana cara mereka melakukannya. Akses VIP dan Peluang Jaringan Untuk mendapatkan pengalaman yang lebih lengkap, Blockheads, kita sarankan kalian membeli tiket VIP Pass. Dengan tiket ini, kalian bisa berinteraksi langsung dengan para trader papan atas, ikut serta dalam semua diskusi dan debat, serta mendapatkan saran dari perwakilan layanan. Ini adalah kesempatan sempurna untuk memperluas jaringan kalian dan mendapatkan wawasan yang mungkin tidak akan kalian temukan di tempat lain. ArbitrageScanner bukan hanya platform arbitrase kripto terbaik, tetapi juga komunitas yang kuat dengan akses ke strategi-strategi yang sudah terbukti menghasilkan. Event tahunan mereka adalah kesempatan yang tidak boleh dilewatkan untuk mendapatkan wawasan baru dan berinteraksi langsung dengan para ahli kripto. Jadi, Blockheads, segera beli tiket kalian dan bersiaplah untuk memperbesar modal kripto kalian! Tapi inget ya ini bukan Your Financial Advice, apapun aplikasi yang kalian gunakan tetap lakukan DYOR! See yaaa~

     173
  • How to earn with on-chain analysis tools? Learn traders' strategies at the ArbitrageScanner.io Dubai Event
    Berita
    How to earn with on-chain analysis tools? Learn traders' strategies at the ArbitrageScanner.io Dubai Event

    by Admin

    The world of cryptocurrencies is constantly changing, opening up new horizons for traders. ArbitrageScanner is constantly evolving to provide innovative solutions for successful arbitrage. It is this constant development that allows the service to be a leader in the segment, offering the best tools for crypto arbitrage and on-chain analysis. But ArbitrageScanner doesn't stop there: the service regularly holds closed side events to strengthen its position and to show that its users earn $50,000 every month with its tools.  Why are these events necessary? To share user experiences within the service, to make interesting acquaintances, to get useful information that is difficult to find elsewhere on the web. To this end, ArbitrageScanner has been organizing events for 3 years now, where experienced traders and crypto-whales from all over the world gather to share their experience and the latest market insights.  In the face of growing competition, ArbitrageScanner remains the leader, but why? After all, there are many services that offer similar features: Dune, Zerion, Icrypto and others. The answer is simple: none of them offer as many opportunities to make money with cryptocurrencies as ArbitrageScanner. The services mentioned above are suitable for getting acquainted, when ArbitrageScanner is absolutely sure to be a working tool, with the help of which clients already make x1000 of their initial capital. Why do crypto whales choose ArbitrageScanner Event?  The venue is Dubai and the date is 24-25 October, right after the Blockchain Life 2024 conference. We advise you not to plan your business around these dates, as the ArbitrageScanner event is a can't miss event. To get started, check out the event schedule:  As you can see, there is a lot of discussion and debate planned. However, it may not be as impressive without the participants. Invited to the event are  Experienced ArbitrageScanner users. Various cases will be discussed and confirmed live by the people in the room, and maybe they will tell it all themselves;  Traders and investors who have accumulated more than $5 million in capital. It might be useful to find out what their strategy has been and how they plan to proceed, isn't it?  Exchange and fund managers. Who better than them to get the latest insights on the crypto market?  Buy a ticket on the ArbitrageScanner website and don't miss one of the most important events in the crypto industry in 2024. Important point - by purchasing a ticket to the event, you will not only get the opportunity to attend the two-day event, but you will also get access to the ArbitrageScanner tools for a whole month. Even if you don't know anything about arbitrage or on-chain analysis, the team will help you set up the bot at the event, show you working strategies and you will be able to see your first results.    Our editors recommend that you purchase a VIP Pass ticket so that you can interact with all the people you are interested in, take part in all the discussions and debates and get advice from a service representative.  How do traders do x70 with ArbitrageScanner tools?  ArbitrageScanner is now the best blockchain analysis and cryptocurrency arbitrage tool.  Every week, the team publishes real profitable cases from its users that Search for wallets of investors and market traders Perform in-depth analysis of deposits and withdrawals for each asset  Arbitrage on DEX/CEX exchanges using a scanner and screener to maximize profits Analysing wallets, searching wallets with filters, searching for similar AI wallets - these are the best tools for making money: you can see who and how is making money on the blockchain for specific coins, you can subscribe to these wallets, analyze them and follow them: for example, wallets of the biggest funds, market makers, market insiders, etc. It is currently the best tool on the market to make money, surpassing all its competitors: Nansen, Debank, Arkham and others. With Arbitrage Scanner tools, users can access comprehensive historical data for any address as well, covering trading volumes, profit and loss figures, and much more. One customer was able to make over $50K in minutes just by monitoring wallet activity.  This whale withdrew 73,059 #ENS ($1.85M) from Binance and Gate.io at a price of $25.36 between July 8th and July 12th, and then transferred all those funds back to #Binance and #Gate today at a price of $26.86, making approximately $109K. This strategic move demonstrates the whale's ability to capitalize on market fluctuations and optimize their portfolio for maximum profit. You can also analyze the action and start tracking this wallet here. Our recommendation is to find similar wallets of this insider using AI to analyze their actions and choose the most relevant strategy.You can find more cases on the YouTube channel ArbitrageScanner, but it is worth remembering that everywhere there are nuances. And here we would like to point out another advantage of working with ArbitrageScanner - after subscribing to the service you will receive a free training where all the features and possibilities of arbitrage will be shown in detail using specific cases - and you can start arbitraging in a new way using these cases as an example. You also get access to a private chat room with a strong crypto community where participants share their working strategies, cases and market insights.  We also recommend the use of arbitrage tools, including Arbitrage Perpetuals - spot + futures arbitrage strategies, which are currently the most profitable. Clients of the service earn 40-50% of their capital every month - you can find more real cases on the website and on the ArbitrageScanner YouTube channel.  These are not high-risk automated bots - with Arbitrage Scanner you get access to working tools for arbitrage, on-chain analysis, free training, profitable cases, strong community - thanks to which clients choose this service and have already increased their capital.  And if you want to communicate personally with people who have $50,000 every month with their help - you need to come to the event of ArbitrageScanner. The event will allow you to immerse yourself in the atmosphere of making money, and new acquaintances will allow you to get interesting insights long before other market players. Come to the ArbitrageScanner event, you won't regret it! 

     357
  • Aktivitas di jaringan ETH naik, Gas fee ETH melonjak
    Berita
    Aktivitas di jaringan ETH naik, Gas fee ETH melonjak

    by Admin

    Hai, Blockheads! Siapa nih yang masih rajin transaksi di jaringan Ethereum? Buat kalian yang sering mantau, pasti udah kerasa banget ya, biaya gas atau gas fees di Ethereum tiba-tiba melambung tinggi dalam beberapa minggu terakhir. Dalam waktu dua minggu aja, biaya transaksi di jaringan Ethereum naik gila-gilaan, bahkan sampai 498%! Apa Itu Gas Fees di Ethereum? Buat yang mungkin belum familiar, gas fees di jaringan Ethereum itu kayak "biaya admin" buat ngejalanin transaksi atau smart contract di blockchain. Jadi, makin banyak aktivitas yang terjadi di jaringan Ethereum, makin mahal juga biaya gas yang harus kita bayar. Nah, antara 16 dan 26 September, biaya rata-rata gas di Ethereum naik dari cuma $0,09 per transaksi jadi $1,69. Lumayan banget kan buat sebuah kenaikan gas fee. Apa yang Bikin Gas Fees Naik? Menurut laporan mingguan dari Coinbase, yang dirilis tanggal 27 September, kenaikan ini dipicu oleh lonjakan aktivitas di jaringan Ethereum. Tapi, lucunya, nggak ada satu alasan utama yang bikin aktivitas ini meningkat, melainkan ada beberapa faktor kecil yang berkontribusi. Jadi, jangan salah, ini bukan gara-gara satu event besar aja, tapi kombinasi dari berbagai aktivitas yang terjadi di ekosistem Ethereum. Salah satu hal yang disebut sama analis Coinbase, David Duong dan David Han, adalah peningkatan volume transaksi di decentralized exchanges (DEXs), yang naik sekitar 9% dari minggu sebelumnya. Selain itu, suku bunga deposit USDC di platform peminjaman Aave juga naik sedikit dari 3,5% ke 4,5%, yang bisa jadi tanda ada peningkatan leverage alias penggunaan dana pinjaman di jaringan Ethereum. Volume Transaksi Meningkat, Gas Fees Ikut Naik Selain peningkatan aktivitas di DEX, volume transfer Ether (ETH) secara keseluruhan juga naik 17% dalam seminggu terakhir. Ini jelas berkontribusi pada lonjakan biaya gas, karena lebih banyak transaksi berarti lebih banyak permintaan buat jaringan Ethereum, dan otomatis bikin gas fees melonjak. Buat kalian yang mantau harga gas di Ethereum, mungkin udah liat sendiri fluktuasinya yang kadang ekstrim. Perusahaan efisiensi blockchain, Gashawk, melaporkan kalau harga gas di jaringan Ethereum sempat mencapai 40 gwei beberapa kali dalam seminggu terakhir. Di lain waktu, gas fees bisa turun lagi ke level 5-10 gwei, tapi tren keseluruhannya masih naik. Semakin tinggi aktivitas jaringan, semakin banyak juga biaya yang dibakar (burnt fees) di jaringan Ethereum. Data dari CryptoQuant menunjukkan kalau total biaya ETH yang dibakar per hari naik lebih dari 900%, mencapai 2.097 ETH antara 14 dan 24 September. Jumlah yang cukup fantastis kan? Aktivitas di DApps dan NFT Ikut Naik Selain itu, data dari DappRadar juga menunjukkan bahwa volume transaksi di aplikasi terdesentralisasi (DApps) di jaringan Ethereum hampir dua kali lipat dalam 24 jam terakhir, naik 97% menjadi $3,6 miliar. Bahkan volume perdagangan NFT di Ethereum juga ikut naik 17%, yang makin memperkuat dugaan kalau ada peningkatan besar dalam aktivitas jaringan. Dengan semua aktivitas ini, mungkin banyak dari kalian yang penasaran: Apakah harga Ether (ETH) bakal ikut melonjak? Dari segi analisis teknikal, ETH menunjukkan sinyal bullish jangka pendek. Harganya berhasil menembus garis downtrend di indikator Relative Strength Index (RSI) yang terbentuk sejak Maret. Artinya, momentum bullish ETH bisa jadi mulai terbentuk. Meski begitu, ETH masih harus menghadapi tantangan. Saat ini, harga Ether masih di bawah rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 100 hari dan 200 hari, yang berada di sekitar $2.770 dan $2.864. Jadi, buat ETH benar-benar masuk ke fase bullish yang lebih kuat, para bulls (pembeli) perlu menembus level resistance ini dan menjadikannya sebagai support baru. Inflow Ethereum Mulai Masuk Lagi Di sisi lain, ada kabar baik dari sektor investasi. Laporan terbaru dari CoinShares menunjukkan bahwa produk investasi Ethereum mulai kembali mencatatkan inflow setelah lima minggu berturut-turut mengalami outflow. Total inflow yang masuk mencapai $87 juta, sebagian besar berasal dari Ethereum ETFs yang mencatat inflow sebesar $58,7 juta pada 27 September. Selain itu, ETF Ethereum dari BlackRock (ETHA) juga terus menarik minat investor, dengan inflow sebesar $11,5 juta hanya dalam satu hari, dan total inflow ETHA sudah lebih dari $1 miliar. Dengan lonjakan aktivitas on-chain, kenaikan gas fees, dan sinyal teknikal yang mulai positif, Ethereum nampaknya sedang bersiap untuk fase baru. Meski tantangannya masih ada, terutama di level resistance teknikal, tapi peningkatan aktivitas jaringan dan masuknya kembali dana ke produk investasi Ethereum bisa jadi pertanda bagus buat masa depan ETH. Buat kalian para Blockheads yang udah lama pegang Ethereum, mungkin ini saatnya buat mulai mantau lebih intens pergerakan harganya. Siapa tahu, bullish trend yang kalian tunggu-tunggu udah di depan mata!

     344
  • Gemini: Say goodbye Kanada, Pemerintah Kanada ribet!
    Berita
    Gemini: Say goodbye Kanada, Pemerintah Kanada ribet!

    by Admin

    Hey, Blockheads dari salah satu CEX global, yaitu Gemini. Sayangnya, Gemini—yang didirikan oleh duo kembar terkenal, Cameron dan Tyler Winklevoss—baru aja ngumumin kalau mereka akan menutup semua akun di Kanada sebelum akhir tahun 2024. Jadi, buat kalian yang punya saldo atau aset di Gemini, mulai sekarang kalian punya waktu 90 hari buat narik semua dana kalian sebelum akun kalian otomatis ditutup. Email yang Bikin Kaget Gemini ngirim email pada tanggal 30 September ke seluruh penggunanya di Kanada. Dalam email tersebut, mereka menjelaskan bahwa per tanggal 31 Desember 2024, semua akun pelanggan akan ditutup. Nah, ini pasti jadi kejutan buat banyak trader yang biasa transaksi di platform ini. Dalam emailnya, Gemini bilang, “Per tanggal 31 Desember 2024, Gemini akan menutup semua akun pelanggan di Kanada, kecuali beberapa pengecualian. Sebagai akibatnya, kami akan menutup akun Gemini Anda." Waduh, padahal Kanada itu udah lama jadi pasar penting buat Gemini. Jadi, kenapa mereka tiba-tiba cabut? Regulasi Baru yang Bikin Pusing Keputusan Gemini ini ternyata nggak datang tiba-tiba, guys. Beberapa bulan terakhir, regulator keuangan di Kanada menerapkan aturan baru untuk semua platform trading kripto yang beroperasi di negara itu. Pada 22 Februari, Canadian Securities Administrators (CSA), alias badan pengawas sekuritas di Kanada, menerbitkan pemberitahuan yang mewajibkan semua platform kripto untuk tanda tangan perjanjian pra-pendaftaran yang secara legal mengikat kalau mereka pengen tetep beroperasi di Kanada. Nah, di antara banyak aturan baru itu, ada satu larangan yang cukup berat: platform kripto nggak boleh izinin klien asal Kanada buat beli atau deposit stablecoin tanpa persetujuan dari regulator. Stablecoin kan sering dianggap sebagai pilihan aman buat trading, jadi aturan ini jelas bikin platform besar mikir ulang buat tetap beroperasi di sana. Perpisahan Gemini dengan Pasar Kripto Kanada Sebenernya, Gemini sempet cepet tanggap dan mendaftarkan pra-pendaftaran mereka pada 13 April 2024, yang menunjukkan niat mereka buat tetap comply dengan aturan baru. Mereka bahkan menyebut Kanada sebagai "salah satu pasar paling penting dan berkembang di Amerika." Wah, keliatannya serius banget kan? Tapi dengan aturan-aturan yang makin ketat dan kasus-kasus kebangkrutan platform kripto yang akhir-akhir ini sering terjadi—kayak Voyager Digital, Celsius Network, FTX, dan BlockFi—mungkin Gemini ngerasa regulasi di Kanada udah jadi terlalu rumit buat dilanjutkan. Jadi ya, mau nggak mau mereka harus cabut. Kraken dan Binance: Siapa yang Bertahan? Gemini bukan satu-satunya platform besar yang harus bergulat dengan aturan baru di Kanada. Sebelumnya, platform besar lain kayak Kraken dan Binance juga sempet berusaha mematuhi peraturan baru dengan mendaftarkan pra-pendaftaran mereka biar bisa tetap beroperasi di sana. Tapi sayangnya, beberapa platform besar lain kayak OKX, dYdX, Paxos, Bybit, bahkan Binance sendiri akhirnya mutusin buat cabut dari Kanada karena regulasi yang semakin ketat. Jadi, Gemini jelas nggak sendirian dalam langkah mereka meninggalkan Kanada. Gimana dengan Pengguna Gemini di Kanada? Buat kalian para Blockheads yang tinggal di Kanada dan masih punya akun Gemini, tenang aja, kalian masih punya waktu kok. Gemini udah kasih waktu 90 hari buat narik semua aset kalian dari platform. Yang penting, jangan nunda-nunda ya! Pastikan kalian narik semua aset sebelum 31 Desember 2024, biar nggak ada yang nyangkut atau hilang. Keputusan Gemini ini jelas jadi pukulan buat pengguna setianya di Kanada, tapi ini juga bisa jadi sinyal buat kita semua kalau regulasi kripto di berbagai negara makin ketat, dan platform-platform besar harus siap beradaptasi atau mundur dari pasar yang terlalu rumit buat dijalani. Bye-bye Gemini, Apa Selanjutnya Buat Kripto di Kanada? Dengan makin banyaknya platform besar yang keluar dari Kanada, gimana nih nasib pasar kripto di sana? Well, regulasi ketat memang bertujuan buat melindungi investor dari kerugian dan kebangkrutan, kayak yang terjadi sama FTX atau Celsius. Tapi, di sisi lain, ini juga bikin kesempatan buat trading dan investasi kripto di Kanada makin terbatas. Buat pengguna di Kanada, mungkin sekarang saatnya buat nyari platform alternatif yang masih mau comply sama aturan di sana, atau mungkin juga ini saatnya buat mulai eksplorasi dunia DeFi (Decentralized Finance) yang nggak terlalu tergantung sama peraturan pemerintah. Jadi, Blockheads, itulah kabar terbaru soal Gemini yang harus tutup buku di Kanada. Siapa sangka, pasar yang dulu mereka sebut sebagai salah satu yang terpenting sekarang harus mereka tinggalkan. Tapi, ini juga jadi pengingat buat kita semua bahwa dunia kripto memang penuh tantangan, terutama soal regulasi yang terus berubah. Tetap waspada, dan kalau kalian tinggal di Kanada, segera pastikan dana kalian aman sebelum akhir tahun ini!

     230
  • CZ bebas tapi ko harga BTC dan BNB turun?
    Berita
    CZ bebas tapi ko harga BTC dan BNB turun?

    by Admin

    Hey Blockheads, kabar Changpeng Zhao (CZ), co-founder sekaligus mantan CEO Binance, baru aja dibebaskan dari tahanan pada 27 September. Tapi, setelah kabar ini keluar, harga Bitcoin dan token BNB Binance malah turun sedikit. Kemapa ya? CZ dan Pengaruhnya di Dunia Kripto Buat kalian yang belum tahu, CZ dan Binance memegang sekitar 71% dari total 146 juta token BNB yang beredar. Wow, angka yang gede banget, kan? Menurut laporan Forbes sebelumnya, CZ sendiri memegang 64% dari total pasokan BNB, yang membuat kekayaannya di Juni 2024 mencapai $61 miliar. Ini menempatkannya sebagai orang terkaya ke-24 di dunia pada saat itu. Tapi, banyak yang khawatir kalau CZ memegang terlalu banyak BNB. Sentimen soal sentralisasi token mulai muncul, apalagi setelah laporan Forbes ini menyebar. Hari ini, CZ masih memegang sekitar 94 juta BNB. Kalau dihitung berdasarkan harga saat ini, nilainya mencapai $57 miliar — lumayan jauh lebih rendah dibandingkan harga Juni 2024 yang mencapai puncak lebih dari $700 per BNB. Apa yang Terjadi Sama Harga Bitcoin dan BNB? Jadi, setelah CZ bebas, harga Bitcoin dan BNB malah turun. Padahal, biasanya kabar besar kayak gini bisa bikin harga naik. Tapi, ada beberapa hal yang bisa menjelaskan kenapa harga malah sedikit tergelincir. Binance dan CZ sempat jadi sorotan besar gara-gara masalah hukum yang mereka hadapi. Pada 2023, Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) mengajukan tuntutan terhadap Binance dan CZ, menuduh mereka melanggar Bank Secrecy Act. Tuntutan ini bikin Binance dan Zhao harus menghadapi masalah hukum yang nggak main-main. Menurut laporan gabungan dari DOJ, Departemen Keuangan Amerika Serikat, dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC), masalah ini berdampak besar buat Binance. Regulator bilang kalau meskipun Binance bukan perusahaan publik, statusnya sebagai bursa kripto terbesar di dunia bikin berita soal CZ dan tanggung jawab hukumnya punya dampak besar terhadap perdagangan kripto. Dan ternyata benar, waktu berita soal tuntutan ini keluar, harga BNB sempat naik sekitar 7% dalam 24 jam setelah Binance menyelesaikan masalah dengan Securities and Exchange Commission (SEC) di November 2023. Settlement yang Mengguncang Dunia Kripto Kasus hukum yang dialami Binance akhirnya diselesaikan dengan biaya yang nggak main-main. Binance harus bayar denda sebesar $4,3 miliar untuk menyelesaikan masalah dengan SEC, dan CZ juga kena denda tambahan $50 juta sebagai bagian dari kesepakatan tersebut. Selain itu, Binance juga diwajibkan untuk memiliki pemantauan independen selama tiga tahun ke depan. Sebagai hasilnya, Forensic Risk Alliance ditunjuk untuk memantau operasional bisnis Binance. Makanya, banyak trader yang berspekulasi kalau setelah CZ bebas, harga BNB bisa aja goyah lagi. Selain itu, dengan besarnya token BNB yang dipegang oleh Binance dan CZ, setiap pergerakan besar dari mereka bisa banget mempengaruhi harga pasar. Inilah kenapa sentimen pasar soal sentralisasi masih jadi topik hangat. Apa Artinya untuk Dunia Kripto? Kebebasan CZ tentu jadi momen penting, tapi masalah hukum Binance masih belum sepenuhnya selesai. Pergerakan harga yang nggak stabil ini bisa jadi sinyal kalau trader dan investor masih hati-hati dengan perkembangan hukum Binance. Apalagi dengan banyaknya token BNB yang dikendalikan oleh CZ dan Binance, segala tindakan dari mereka bisa punya dampak besar terhadap pasar. Tapi, satu hal yang pasti, meskipun sempat turun sedikit, Bitcoin dan BNB masih tetap jadi pemain utama di pasar kripto. Dengan Binance sebagai bursa terbesar dan CZ yang sekarang bebas, dunia kripto mungkin akan melihat lebih banyak kejutan di masa depan. Jadi, buat kalian, Blockheads, tetap pantau terus perkembangan kripto, ya! Siapa tahu, setelah ini ada berita besar yang bisa bikin harga melonjak lagi. Apa menurut kalian langkah CZ selanjutnya setelah bebas? Bisakah dia kembali membawa perubahan besar di dunia kripto?

     269
  • Hamster Kombat listing, Ini fakta 'si curut' yang baru listing
    Berita
    Hamster Kombat listing, Ini fakta 'si curut' yang baru listing

    by Admin

    Hamster Kombat, game Web3 berbasis "tap-to-earn" yang lagi ngehits di Telegram. Nah, curut ini baru aja listing token mereka, HMSTR, di beberapa bursa kripto besar kayak Binance dan HashKey. Tapi, bukannya jadi momen kemenangan, harga token ini malah anjlok cukup parah. Kekecewaan para curut mania! HMSTR Resmi Listing di Bursa Kripto Pada tanggal yang dinanti-nanti, Hamster Kombat dengan bangga ngumumin bahwa token mereka, HMSTR, resmi diperdagangkan di beberapa bursa kripto top. Kabar ini langsung disebar lewat akun resmi Hamster Kombat di X (dulu Twitter). Listing ini nggak cuma di satu bursa lho, HMSTR mulai diperdagangkan di Binance dan HashKey, dua platform kripto yang punya reputasi kuat. Nggak cuma itu, mereka juga ngasih tahu bahwa airdrop untuk token HMSTR udah live. Artinya, buat kalian yang berpartisipasi dalam airdrop, sekarang udah bisa ngecek saldo dan mulai narik token kalian. Balance withdrawal options dibuka sekitar jam 12 siang UTC, pas sama waktu listing di bursa. Harga HMSTR Langsung Anjlok! Nah, blockheads, walaupun listing ini jadi berita besar, sayangnya nggak diikuti dengan kenaikan harga yang kita harapkan. Justru, data dari CoinGecko nunjukin kalau harga HMSTR anjlok hingga 10% dalam waktu satu jam setelah debut di bursa. Dalam 24 jam terakhir, harga token ini turun drastis dari $0,012 jadi $0,0087, yang artinya penurunan hampir 30%. Wajar kalau banyak investor dan pemain Hamster Kombat yang kaget dengan penurunan cepat ini. Apa yang Salah? Nah, kenapa harga HMSTR bisa turun begitu cepat? Ada beberapa spekulasi yang bisa kita bahas. Pertama, ini mungkin efek dari sell-off massal oleh mereka yang terima token airdrop. Banyak yang, setelah dapet token gratis, langsung jual buat ngunci keuntungan cepat. Hal ini bikin tekanan jual tinggi, yang otomatis nurunin harga. Selain itu, pasar kripto emang terkenal volatil, apalagi buat token baru yang belum punya fondasi kuat di pasar. Banyak investor masih nunggu gimana prospek jangka panjang dari proyek ini sebelum berani beli besar-besaran. Jadi, masih ada ketidakpastian yang bisa bikin harga goyang. HMSTR Masih Diperdagangkan di Bursa Besar Meskipun harga lagi turun, token HMSTR masih diperdagangkan di bursa-bursa besar. Di HashKey, trading spot antara HMSTR dan Tether (USDT) dimulai pada jam 12 siang UTC. Sementara itu, untuk opsi withdrawal, baru akan tersedia mulai tanggal 27 September di waktu yang sama. HashKey juga ngasih catatan bahwa deposit dan withdrawal HMSTR bakal tersedia lewat jaringan TON. Ini jadi salah satu alasan kenapa mereka bisa menarik banyak pengguna Telegram yang udah terbiasa dengan ekosistem TON. Akankah HMSTR Bangkit? Pertanyaan yang sekarang ada di benak banyak blockheads adalah: Apakah harga HMSTR bakal bangkit? Well, seperti biasa di dunia kripto, semuanya mungkin. Sering kali, token baru ngalamin volatilitas tinggi di awal debutnya karena banyak trader yang cuma cari untung cepat. Kalau tim Hamster Kombat berhasil ngembangin game mereka lebih jauh, nambah fitur baru, dan bikin game ini makin populer, tentu aja ada potensi harga HMSTR buat naik lagi. Plus, listing di bursa besar kayak Binance dan HashKey ngasih akses yang lebih luas buat investor, yang bisa aja ningkatin permintaan dalam jangka panjang. Apa Itu Hamster Kombat? Buat yang belum tahu, Hamster Kombat adalah game Web3 dengan konsep "tap-to-earn". Jadi, pemain bisa dapet penghasilan atau reward dari hasil bermain. Game ini punya hubungan kuat sama ekosistem TON (The Open Network) dan nyambung dengan platform Telegram, yang jadi daya tarik tersendiri buat banyak orang. Game ini berhasil nge-hype beberapa waktu terakhir, terutama karena konsep unik dan airdrop yang berhasil menarik perhatian komunitas kripto. Tapi ya itu, hype doang nggak cukup buat nahan harga token kalau banyak yang langsung jual setelah listing. Well, Blockheads, dunia kripto emang penuh kejutan. Listing token baru kayak HMSTR bisa jadi ajang yang bikin deg-degan, apalagi kalau harganya langsung anjlok setelah debut. Tapi, ini juga jadi reminder buat kita semua kalau volatilitas adalah bagian dari permainan ini. Buat kalian yang masih percaya sama proyek ini, mungkin sekarang saatnya buat ngeliat gimana tim Hamster Kombat nanganin situasi ini. Apakah mereka punya strategi buat ningkatin nilai token mereka di masa depan? Waktu yang akan menjawab! Jadi, gimana nih, Blockheads? Apakah kalian masih optimis sama Hamster Kombat atau udah mikir dua kali buat invest? Share pendapat kalian di kolom komentar ya!

     363
  • Truflation kena Hack, $5 juta raib
    Berita
    Truflation kena Hack, $5 juta raib

    by Admin

    Hari-hari kabar project dan CEX kena hack. Kali ini kabar datang dari platform data inflasi berbasis blockchain, Truflation, yang didukung oleh Coinbase Ventures dan Chainlink, baru aja mengonfirmasi bahwa mereka jadi korban serangan malware. Parahnya lagi, estimasi kerugian mencapai $5 juta! Tapi tenang, tim Truflation bilang kalau dana pengguna aman. Pada tanggal 25 September, tim Truflation ngasih tahu di X  kalau mereka mendeteksi ada aktivitas abnormal di sistem mereka. Serangan itu diduga diluncurkan menggunakan malware, yang kemudian berhasil menyusup ke beberapa wallet mereka. Mereka langsung ambil langkah cepat buat melindungi dana dan sekarang lagi kerja sama dengan berbagai mitra industri serta penegak hukum buat ngusut kejadian ini. Nggak cuma itu, Truflation juga buka pintu buat komunikasi dengan si hacker. Ya, mereka bahkan siap buat negosiasi! Agak berani sih, tapi mungkin mereka berharap bisa meminimalisir kerugian. Truflation juga ngajak para white hats (hacker baik) buat bantu dan janji ngasih reward buat yang bisa kasih bantuan. Berapa Total Kerugian? Menurut beberapa analis blockchain, estimasi total kerugian dari insiden ini berkisar antara $4,95 juta sampai $5,23 juta. Ada perbedaan tipis karena ada beberapa analisis yang masih berlangsung, tapi yang pasti ini nggak main-main. Dari jumlah itu, sekitar $3,89 juta hilang dalam bentuk token TRUF, kemudian ada sekitar $1,07 juta dalam bentuk ETH, dan sisanya sebesar $236.000 dalam bentuk stablecoin DAI. Tim keamanan blockchain dari ZachXBT dan Cyvers juga ikut melakukan investigasi, dan hasil mereka nggak jauh beda. Tapi yang paling penting, dana pengguna nggak terpengaruh, dan staking funds juga tetap aman. Jadi, buat kalian yang punya investasi di Truflation, nggak perlu terlalu panik. Dampak Pada Token TRUF Gara-gara serangan ini, token TRUF, yang merupakan token asli dari Truflation, langsung ngalamin penurunan harga yang cukup signifikan. Harga token TRUF sempat jatuh 15,6% dari $0,068 jadi $0,073 cuma dalam 90 menit setelah pengumuman di X. Meski begitu, harganya mulai sedikit pulih, tapi kerugian ini pasti ngasih pengaruh negatif ke pasarnya. Menurut data dari CoinGecko, sekarang market cap TRUF ada di angka $12,8 juta. Walaupun nggak sepenuhnya runtuh, jelas serangan ini bikin reputasi platform Truflation sedikit terguncang. Siapa Itu Truflation? Buat yang belum terlalu familiar, Truflation adalah platform layanan data berbasis blockchain yang memberikan data ekonomi dan inflasi secara real-time. Mereka ngeklaim bahwa data inflasi yang mereka sajikan lebih akurat dibandingkan angka-angka inflasi resmi dari pemerintah. Platform ini nggak cuma ngasih data inflasi, tapi juga punya data marketplace yang ngelacak berbagai indeks komoditas seperti gula, kopi, coklat, sapi, minyak bumi, sampai gandum. Truflation mulai aktif sejak Desember 2021, dan dalam 10 bulan pertama, mereka udah berhasil mencatatkan perkembangan pesat. Apa Yang Bisa Dipelajari Dari Insiden Ini? Buat kalian, Blockheads, insiden ini jadi pengingat kalau bahkan platform besar yang udah punya nama dan didukung sama perusahaan seperti Coinbase Ventures pun nggak kebal dari serangan siber. Dunia kripto dan blockchain emang punya banyak potensi besar, tapi juga penuh dengan risiko keamanan. Tetap waspada, selalu amankan akun kalian dengan fitur 2FA, dan kalau bisa, jangan pernah nyimpen semua aset kalian di satu tempat. Diversifikasi nggak cuma soal investasi, tapi juga soal keamanan. Hack di dunia kripto emang udah jadi semacam "normal baru," tapi itu nggak berarti kita harus biasa aja sama kejadian kayak gini. Tetap hati-hati dan pantau terus perkembangan dari proyek-proyek yang kalian investasikan. Seperti kata pepatah, "Don’t trust, verify!" Itu dia update terbaru buat kalian, Blockheads! Gimana pendapat kalian soal kejadian ini? Apakah Truflation bisa segera pulih dan kembali meraih kepercayaan pasar?

     228
  • Bitget prediksi Ton coin akan 'lepas' dari Telegram!
    Berita
    Bitget prediksi Ton coin akan 'lepas' dari Telegram!

    by Admin

    Blockheads, Bitget baru aja ngeluarin prediksi gila tentang masa depan The Open Network (TON), salah satu ekosistem blockchain yang terhubung dengan Telegram. Katanya, dalam beberapa tahun ke depan, TON bakal mulai keluar dari bayang-bayang Telegram, bahkan diprediksi bisa ngalahin return Bitcoin. Hmmm... Kok bisa? TON Mulai 'Lepas' dari Telegram? Dalam laporan riset yang baru-baru ini dirilis oleh Bitget, ada prediksi bahwa ekosistem TON mungkin bakal mengarah ke apa yang disebut sebagai "de-Telegramization" alias memisahkan diri dari Telegram. Kenapa? Ternyata, Bitget khawatir soal risiko regulasi yang datang gara-gara Telegram. Jadi, biar ekosistem TON bisa berkembang lebih bebas dan aman dari masalah regulasi, mereka harus pelan-pelan mulai memisahkan diri dari Telegram. Tapi tenang, Blockheads. Buat sekarang, ekosistem TON masih bakal terus bergantung pada basis pengguna Telegram. Bitget memprediksi bahwa sampai 2024, TON masih akan memanfaatkan pengguna Telegram buat ngeboost pertumbuhan ekosistemnya. Namun, di masa depan, mungkin TON bakal lebih mandiri. Prediksi Toncoin Bakal Ngasih Return Lebih Gede dari Bitcoin? Nah, ini nih yang bikin prediksi Bitget makin seru. Menurut mereka, kalo pasar kripto lagi bullish, Toncoin—cryptocurrency asli dari blockchain TON—diprediksi bisa ngasih return yang lebih gede dibanding Bitcoin! Bitget bilang kalo Toncoin kemungkinan besar bakal naik bareng tren pasar yang lebih luas, terutama dengan dukungan institusi besar yang bakal masuk dan lebih suka beli lewat transaksi OTC (over-the-counter). Jadi, nggak heran kalo Toncoin bakal makin dicari. Ekosistem TON Lagi Melesat? Jangan salah, TON bukan cuma soal Toncoin doang. Ekosistem TON makin berkembang pesat, apalagi dengan hadirnya Telegram Mini Apps seperti Notcoin dan Hamster Kombat yang mulai banyak diadopsi. Bahkan, pada Juli 2024, nilai total yang terkunci (TVL) di berbagai proyek TON sempat ngepeakin angka $776,6 juta, naik drastis lebih dari 5.300%! ???? Memang, sempet ada penurunan sekitar 50% setelah puncaknya, tapi sekarang TVL TON mulai pulih lagi, mencapai $420 juta pada 24 September, menurut data dari DefiLlama. Jadi, meskipun sempat turun, ekosistem TON masih kelihatan sangat menjanjikan. Pavel Durov Ditangkap, Tapi Toncoin Masih Ngegas? Menariknya, meskipun CEO Telegram, Pavel Durov, sempat ditangkap pada Agustus lalu, Toncoin masih bisa menunjukkan performa yang luar biasa. Sampai sekarang, Toncoin udah naik setidaknya 140% sejak awal tahun. Sebagai perbandingan, Bitcoin juga mengalami kenaikan, tapi "cuma" sekitar 44% dari $44.150 pada 1 Januari 2024 ke $63.727 pada saat artikel ini ditulis. Kalo kita lihat return selama setahun penuh, BTC dan TON ternyata punya performa yang mirip, dengan Bitcoin naik 140% dan Toncoin naik 148%. Nggak jauh beda, tapi Toncoin tetep ngasih performa lebih gede. Bitget Investasi $30 Juta ke TON Prediksi positif Bitget tentang masa depan TON ini nggak datang tiba-tiba, lho. Sebelumnya, mereka baru aja ngumumin investasi strategis sebesar $30 juta ke ekosistem TON pada 18 September. Dengan investasi ini, Bitget berharap bisa lebih terlibat dalam governance dan rencana pengembangan masa depan dari blockchain TON. Bitget juga udah cukup aktif dalam mendukung pertumbuhan ekosistem TON. Mulai dari integrasi Bitget Wallet dengan TON mainnet di November 2023, sampai sekarang mereka terus melihat peningkatan permintaan terhadap proyek-proyek baru yang didorong oleh TON. Apa Makna Semua Ini Buat Blockheads? Jadi, apa artinya semua ini buat kita, Blockheads? Jelas, TON mulai menunjukkan dirinya sebagai pemain yang serius di dunia kripto, bukan cuma gara-gara koneksinya sama Telegram, tapi juga karena potensi besar dari ekosistem dan cryptocurrency-nya, Toncoin. Kalo prediksi Bitget bener, maka dalam beberapa tahun ke depan, kita mungkin akan lihat TON berkembang makin independen dan Toncoin bisa jadi salah satu aset kripto yang ngasih return paling gede di pasar. Jadi, buat Blockheads yang lagi mikir buat diversifikasi portofolio kripto kalian, Toncoin mungkin bisa jadi salah satu opsi menarik buat diintip, terutama kalo kalian percaya bahwa TON bakal terus tumbuh dan lepas dari bayang-bayang Telegram. Sekian dulu nih update seru dari dunia kripto. Gimana menurut kalian, Blockheads? Apakah TON bakal bener-bener ngalahin Bitcoin? Atau ini cuma hype sesaat? Share pendapat kalian di kolom komentar, ya!

     335
  • Kripto sesuai syariat Islam? Bybit punya solusinya
    Berita
    Kripto sesuai syariat Islam? Bybit punya solusinya

    by Admin

    Buat blockheads yang Muslim dan lagi cari investasi yang nggak bikin ragu soal prinsip syariah. Bybit, salah satu platform crypto exchange besar, baru aja meluncurkan akun kripto syariah yang cocok buat investor Muslim. Jadi, yuk simak selengkapnya tentang inovasi terbaru ini! Apa Itu Akun Kripto Syariah Bybit? Pada 24 September, co-founder sekaligus CEO Bybit, Ben Zhou, mengumumkan di platform media sosial X bahwa mereka resmi merilis produk baru yang sesuai dengan hukum Syariah. Akun kripto syariah ini dirancang khusus buat memenuhi kebutuhan investor Muslim yang ingin terjun ke dunia kripto tapi tetap menjaga keyakinan dan prinsip agama. Akun ini menyediakan akses ke spot trading untuk token yang sudah memenuhi syariah, serta dua fitur keren lainnya yaitu DCA (Dollar-Cost Averaging) bot dan Spot Grid bot. Dengan adanya akun syariah ini, Bybit ingin memastikan kalau investor bisa trading kripto tanpa harus kompromi sama keyakinan mereka. Produk ini dirancang dengan kerja sama sama perusahaan konsultan syariah berbasis di Malaysia, Zico Shariah, yang memang ahli dalam hukum Islam. Jadi, Blockheads Muslim nggak perlu khawatir soal kehalalan investasi mereka. Bagaimana Kripto Bisa Sesuai dengan Syariah? Mungkin di antara kalian ada yang bertanya, gimana sih caranya kripto bisa dibilang sesuai dengan syariah? Gampangnya, sistem keuangan Islam berdasarkan prinsip Syariah yang menekankan transaksi keuangan yang adil dan etis. Salah satu aturan utamanya adalah larangan riba atau bunga. Ini berarti, dalam sistem keuangan syariah, nggak boleh ada untung dari pinjaman dengan mengenakan bunga. Sebagai gantinya, keuangan syariah lebih berfokus pada pembagian untung dan rugi antara peminjam dan pemberi pinjaman. Jadi, risiko investasi ditanggung bareng-bareng, begitu juga dengan keuntungannya. Dalam konteks kripto, aset-aset digital juga harus mematuhi prinsip ini. Artinya, investasi kripto yang sesuai syariah nggak boleh memberi return tetap, tapi berbasis pada profit-and-loss sharing. Sebelum token kripto bisa diperdagangkan oleh investor Muslim, token tersebut harus ditinjau dan disertifikasi oleh dewan pengawas syariah. Proses sertifikasi ini cukup ketat dan melibatkan pemeriksaan menyeluruh terhadap fitur dan desain token. Setelah itu, baru deh tokennya bisa dikategorikan halal untuk dibeli. Source: Cointelegraph Langkah Strategis Bybit: Dapat Lisensi di Dubai Peluncuran akun syariah ini bukan satu-satunya gebrakan besar Bybit. Ternyata, di waktu yang hampir bersamaan, mereka juga berhasil memperoleh lisensi di Uni Emirat Arab (UEA), negara di mana Islam menjadi agama resmi. Pada 16 September, Bybit mengantongi lisensi sementara dari Virtual Asset Regulatory Authority (VARA), regulator kripto Dubai. Lisensi ini adalah bagian dari proses pengaturan Bybit yang udah dua tahun mendirikan kantor pusat di Dubai. Nantinya, lisensi ini akan aktif sepenuhnya setelah Bybit memenuhi beberapa persyaratan yang ditetapkan oleh VARA. Menurut Helen Liu, Chief Operating Officer Bybit, lokasi Dubai yang strategis, ditambah dengan kebijakan dan lingkungannya yang mendukung, menjadikan Dubai sebagai tempat yang ideal buat bisnis kripto berkembang. Jadi, nggak heran kalau Bybit memanfaatkan momen ini buat memperluas sayapnya di kawasan Timur Tengah, terutama untuk menarik minat investor Muslim. Kenapa Akun Syariah Penting? Buat Blockheads yang Muslim, investasi sering kali jadi dilema karena harus memastikan bahwa setiap transaksi atau produk yang dipilih halal dan sesuai dengan syariah. Inilah yang coba diatasi oleh Bybit dengan meluncurkan akun kripto syariah ini. Langkah Bybit ini juga menunjukkan kalau dunia kripto mulai merangkul keberagaman dan kebutuhan spesifik dari para investornya. Dengan adanya produk-produk yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, investor Muslim sekarang bisa ikut terjun ke dunia kripto dengan lebih percaya diri. Selain itu, dengan fitur spot trading dan bot otomatis seperti DCA dan Spot Grid, investor bisa lebih fleksibel dan efisien dalam berinvestasi tanpa harus khawatir melanggar prinsip-prinsip keuangan syariah. Peluncuran akun kripto syariah oleh Bybit jadi bukti nyata bahwa dunia kripto makin inklusif. Dengan produk ini, investor Muslim bisa tenang dan yakin bahwa investasi mereka tetap halal. Ditambah lagi, lisensi di Dubai bikin Bybit makin solid buat menjadi pemain utama di industri kripto kawasan Timur Tengah. Jadi, gimana, Blockheads? Tertarik buat coba akun syariah Bybit? Kalau iya, jangan lupa buat selalu riset dan pahami produk-produk yang kamu pilih biar tetap aman dan sesuai dengan keyakinanmu. Yuk, diskusiin di kolom komentar, apa pendapat kalian soal inovasi baru dari Bybit ini?

     289
  • BingX buka suara soal hack dan buka layanan kembali
    Berita
    BingX buka suara soal hack dan buka layanan kembali

    by Admin

    Heyhey Blockheads, masih inget sama kejadian BingX kena retas? Untungnya, mereka udah berhasil pulihin layanan withdrawal dan ngeluarin pernyataan resmi nih! Withdrawal Dibuka Lagi BingX ngumumin kalau layanan withdrawal buat beberapa aset crypto udah bisa dipake lagi mulai tanggal 21 September. Aset yang bisa diwithdraw pertama-tama adalah USDT, USDC, Bitcoin, Ethereum, Tron, dan Solana. Nanti dalam dua minggu ke depan, mereka bakal buka layanan withdrawal buat aset crypto lainnya. Deposit juga bakal dibuka lagi dalam beberapa minggu ke depan. BingX kena hack tanggal 20 September. Hacker berhasil nyuri dana dari dompet panas mereka. Awalnya, kerugiannya dikira cuma sedikit. Tapi ternyata, jumlahnya makin gede dan akhirnya mencapai $52 juta. Untungnya, sebagian besar dana pengguna BingX aman karena disimpan di cold storage. BingX juga berhasil membekukan $10 juta dari dana yang dicuri. BingX Kerja Sama dengan Firma Keamanan BingX lagi kerja sama sama beberapa firma keamanan, termasuk SlowMist dan Chainalysis, buat investigasi kejadian ini dan nyoba pulihin dana yang hilang. Mereka juga ngejamin kalau kerugian bisa ditutup sama cadangan dana yang cukup. BingX udah berdiri selama 6 tahun dan punya reputasi yang bagus. Hacks Lain di Bulan September Selain BingX, ada beberapa platform crypto lain yang juga kena hack bulan September. Delta Prime, platform DeFi, kena hack dan kehilangan $6 juta. Ethena domain registrar juga kena hack dan sempat bikin website mereka down. Cex dari Indonesia pun tidak luput dari serangan hacker kemarin, yaitu Indodax.  Nah, gimana menurut Blockheads? Untungnya, BingX berhasil pulihin layanan withdrawal dan ngambil langkah-langkah buat nanganin hack ini. Semoga kejadian ini nggak bikin kepercayaan pengguna terhadap platform crypto berkurang. Tetap waspada dan hati-hati dalam berinvestasi kripto, ya!

     358
  • BingX CEX asal Singapura kena serangan hacker
    Berita
    BingX CEX asal Singapura kena serangan hacker

    by Admin

    Hey Blockheads! Ada kabar kurang menyenangkan nih dari dunia kripto. Kali ini, platform crypto exchange BingX kena hack. Nggak banyak sih aset yang hilang, tapi tetap aja bikin panik para pengguna. Yuk, kita kupas tuntas soal apa yang sebenarnya terjadi sama BingX dan kenapa kamu nggak perlu panik dulu! Apa yang Terjadi di BingX? Pada 20 September 2024, produk kepala BingX, Vivien Lin, mengonfirmasi bahwa platform mereka mengalami "minor asset loss" alias kehilangan aset yang tergolong kecil akibat serangan hacker. Kejadian ini berawal dari deteksi aktivitas jaringan yang "nggak wajar" oleh tim teknis BingX sekitar jam 4 pagi waktu Singapura. Tim langsung bereaksi dengan mengaktifkan rencana darurat, termasuk memindahkan aset secara cepat dan menangguhkan penarikan sementara. Menurut Vivien Lin, sebagian kecil aset yang tersimpan di hot wallet BingX terkena dampaknya. Tapi tenang, katanya sih jumlahnya kecil dan masih dihitung berapa pastinya. Meskipun "minimal," jumlahnya nggak bisa diremehkan, apalagi sebelumnya firma keamanan blockchain, PeckShield, melaporkan ada aliran dana mencurigakan sebesar $13,5 juta yang keluar dari BingX. Belakangan, jumlah itu direvisi jadi $26,7 juta. Platform analitik Lookonchain juga mengonfirmasi kerugian lebih dari $26 juta. Langkah Cepat BingX Setelah sadar ada serangan hacker, BingX nggak tinggal diam. Mereka langsung menangguhkan sementara penarikan dan melakukan inspeksi darurat untuk memastikan bahwa layanan wallet mereka aman. Withdraw bakal dibuka lagi dalam waktu maksimal 24 jam setelah inspeksi. Jadi, kalau Blockheads ada yang nungguin buat narik aset, sabar dulu ya! Vivien Lin juga memastikan kalau BingX akan mengganti semua kerugian. Jadi, buat kamu yang simpan kripto di sana, jangan khawatir, asetmu aman. Mereka bahkan bilang bahwa kerugian ini nggak akan berdampak pada operasional bisnis mereka secara keseluruhan. Dalam kata lain, ini kayak "luka kecil" yang nggak bakal bikin BingX tumbang. BingX Main Aman: Aset di Hot Wallet Cuma Sedikit Satu hal yang bisa bikin Blockheads lebih tenang adalah bahwa BingX menyimpan sebagian besar asetnya di cold wallet, yang berarti aset-aset itu aman dari serangan hacker. Hot wallet BingX, yang jadi target serangan, hanya menyimpan sebagian kecil aset kripto. Tapi tetap aja, meski minor, angka kerugiannya nggak bisa dibilang receh. Menurut data dari EtherScan, alamat yang dicurigai sebagai milik BingX (yang disebut "BingX 15") menyimpan sekitar $9,5 juta di sembilan blockchain. Ini turun dari angka awal yang diobservasi sebesar $13,1 juta. Hacker juga sempat melakukan transaksi kecil menggunakan Kyberswap, sebuah platform exchange terdesentralisasi, buat menyembunyikan jejak dana hasil curian. Teknik ini udah sering dipakai para hacker buat mencuci aset kripto curian. Respon Komunitas Kripto Sementara BingX mencoba menangani situasi ini dengan tenang, ada beberapa pihak di komunitas kripto yang skeptis. Salah satunya adalah Harrison Leggio, co-founder startup kripto g8keep yang dikenal dengan nama alias "Pop Punk" di media sosial X. Dia dengan keras mengkritik BingX soal transparansi dalam menangani situasi ini. Di postingannya, Harrison nanya dengan nada sindiran, "Ini beneran 'maintenance dompet' atau dompet lo pada dikuras, nih?" Memang, transparansi jadi kunci penting buat exchange kripto. Kalau Blockheads simpan aset di platform exchange mana pun, penting banget buat pilih platform yang jujur dan cepet dalam menanggapi masalah kayak gini. Apa yang Bisa Kita Pelajari dari Kejadian Ini? Nah, dari kejadian ini kita bisa belajar beberapa hal penting, Blockheads. Pertama, diversifikasi aset itu penting. Jangan simpan semua asetmu di satu tempat, apalagi di hot wallet yang lebih rentan terhadap serangan. Kedua, pilih platform exchange yang punya langkah keamanan kuat dan siap buat mengatasi serangan hacker. BingX emang cepat dalam merespons, tapi kritik dari komunitas soal transparansi tetap perlu diperhatikan. Yang terakhir, buat Blockheads yang masih baru di dunia kripto: selalu cek reputasi dan track record dari exchange yang kamu pilih. Dunia kripto emang seru, tapi risiko kayak gini tetap perlu diwaspadai. Kesimpulan Walaupun BingX kena hack dan kehilangan aset, kerugian ini masih tergolong "minor" menurut mereka. BingX udah ambil langkah cepat buat mengatasi masalah ini, dan para pengguna dijamin bakal dikompensasi. Jadi, buat Blockheads yang pake BingX, nggak perlu panik. Tapi ini juga jadi pengingat buat kita semua supaya lebih hati-hati dan selalu waspada dalam mengelola aset kripto.

     473
  • Microstrategy beli bitcoin (lagi)
    Berita
    Microstrategy beli bitcoin (lagi)

    by Admin

    Hey Blockheads! Baru aja nih ada kabar dari MicroStrategy, perusahaan teknologi yang dipimpin oleh Michael Saylor, kembali bikin gebrakan dengan mengumpulkan dana sebesar $1,01 miliar untuk beli Bitcoin! Ini bukan pertama kalinya mereka nambah simpanan BTC, tapi kali ini bener-bener bikin heboh lagi. Yuk, kita bahas lebih dalam soal apa yang lagi dilakuin sama MicroStrategy dan apa artinya buat masa depan Bitcoin! Apa yang Dilakukan MicroStrategy? Jadi gini, Blockheads. Baru aja MicroStrategy berhasil menyelesaikan penawaran convertible note senilai $1,01 miliar. Convertible note itu semacam utang, tapi bisa dikonversi jadi saham. Nah, dari dana yang mereka kumpulin ini, MicroStrategy rencananya bakal pake sebagian buat nambah Bitcoin lagi dan juga melunasi utang sebesar $500 juta yang jatuh tempo sebentar lagi. Menurut dokumen resmi yang mereka ajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC), dari 13 sampai 19 September, MicroStrategy udah nambah sekitar 7.420 Bitcoin senilai $458,2 juta. Harga rata-ratanya? Sekitar $61.750 per BTC! Harga segitu udah termasuk biaya dan pengeluaran lainnya. Convertible Note: Apa Itu? Oke, mungkin sebagian dari kalian penasaran, “Apa sih convertible note itu?” Jadi, convertible note ini adalah utang yang bisa dikonversi jadi saham. MicroStrategy ngasih bunga tahunan 0,625% buat pemegang note, yang bakal dibayar tiap enam bulan sekali, tepatnya pada 15 Maret dan 15 September. Utangnya bakal jatuh tempo pada 2028, kecuali pemegangnya milih buat konversi jadi saham atau dilunasi lebih awal. Harga konversinya sekitar $183,19 per saham, yang berarti ada premi sekitar 40% dibanding harga saham MicroStrategy pada 17 September. Jadi, kalau Blockheads tertarik beli convertible note ini, kalian bisa dapetin saham MicroStrategy dengan harga yang cukup menarik! Fokus Utama: Beli Bitcoin! Dari hasil penawaran tersebut, MicroStrategy bakal pake sekitar $997,4 juta (setelah dipotong biaya-biaya) buat nambah lagi simpanan Bitcoin mereka. Ini sejalan sama strategi agresif Michael Saylor yang selalu beli BTC sebanyak mungkin. Tapi, nggak cuma buat Bitcoin doang. Sebagian dari dana itu bakal dipake buat melunasi utang sebesar $500 juta yang bakal jatuh tempo pada 26 September nanti. Sisanya? Ya, bakal dipake buat keperluan umum perusahaan, tapi fokus utamanya tetep buat akumulasi lebih banyak Bitcoin! Simpanan Bitcoin MicroStrategy Makin Wadidaw! Pada 13 September, MicroStrategy juga ngumumin kalau mereka baru aja nambah sekitar 18.300 BTC senilai $1,11 miliar antara 6 Agustus dan 12 September. Harga rata-rata BTC yang mereka dapetin waktu itu adalah $60.408 per Bitcoin. Gila banget kan? CEO MicroStrategy, Michael Saylor, juga sempat nge-tweet kalau mereka udah ngeraih "BTC Yield" sebesar 4,4% untuk kuartal ini dan 17% untuk sepanjang tahun ini. Saat itu, MicroStrategy memegang 244.800 BTC, menjadikan mereka salah satu perusahaan dengan simpanan Bitcoin terbesar di dunia! Apa Artinya untuk Bitcoin dan Masa Depan? Aksi beli MicroStrategy ini tentu aja makin memperkuat posisi mereka sebagai pendukung utama Bitcoin di level korporasi. Setiap kali mereka beli dalam jumlah besar, itu biasanya bikin harga Bitcoin naik, atau setidaknya bikin banyak investor dan pemain besar lainnya semakin yakin buat investasi di kripto. Selain itu, strategi Michael Saylor yang terus-menerus mengakumulasi Bitcoin menunjukkan keyakinan yang kuat bahwa BTC adalah aset masa depan yang bisa mengalahkan inflasi dan menjadi simpanan nilai jangka panjang. Buat Blockheads yang juga pegang Bitcoin, kabar ini pasti bikin semangat, kan? Dengan MicroStrategy yang terus nambah Bitcoin, kelihatannya mereka belum mau berhenti dalam waktu dekat. Buat Blockheads yang masih ragu sama Bitcoin, mungkin ini bisa jadi sinyal bahwa investasi di kripto nggak cuma buat spekulasi, tapi juga bisa jadi aset jangka panjang yang menguntungkan. Gimana pendapat kalian soal langkah terbaru MicroStrategy ini? Apakah mereka bakal terus jadi pemain besar di dunia Bitcoin?

     248