kabarblockchain - Semua Tentang Blockchain

Daftar Artikel - Blog

  • Kripto sesuai syariat Islam? Bybit punya solusinya
    Berita
    Kripto sesuai syariat Islam? Bybit punya solusinya

    by Admin

    Buat blockheads yang Muslim dan lagi cari investasi yang nggak bikin ragu soal prinsip syariah. Bybit, salah satu platform crypto exchange besar, baru aja meluncurkan akun kripto syariah yang cocok buat investor Muslim. Jadi, yuk simak selengkapnya tentang inovasi terbaru ini! Apa Itu Akun Kripto Syariah Bybit? Pada 24 September, co-founder sekaligus CEO Bybit, Ben Zhou, mengumumkan di platform media sosial X bahwa mereka resmi merilis produk baru yang sesuai dengan hukum Syariah. Akun kripto syariah ini dirancang khusus buat memenuhi kebutuhan investor Muslim yang ingin terjun ke dunia kripto tapi tetap menjaga keyakinan dan prinsip agama. Akun ini menyediakan akses ke spot trading untuk token yang sudah memenuhi syariah, serta dua fitur keren lainnya yaitu DCA (Dollar-Cost Averaging) bot dan Spot Grid bot. Dengan adanya akun syariah ini, Bybit ingin memastikan kalau investor bisa trading kripto tanpa harus kompromi sama keyakinan mereka. Produk ini dirancang dengan kerja sama sama perusahaan konsultan syariah berbasis di Malaysia, Zico Shariah, yang memang ahli dalam hukum Islam. Jadi, Blockheads Muslim nggak perlu khawatir soal kehalalan investasi mereka. Bagaimana Kripto Bisa Sesuai dengan Syariah? Mungkin di antara kalian ada yang bertanya, gimana sih caranya kripto bisa dibilang sesuai dengan syariah? Gampangnya, sistem keuangan Islam berdasarkan prinsip Syariah yang menekankan transaksi keuangan yang adil dan etis. Salah satu aturan utamanya adalah larangan riba atau bunga. Ini berarti, dalam sistem keuangan syariah, nggak boleh ada untung dari pinjaman dengan mengenakan bunga. Sebagai gantinya, keuangan syariah lebih berfokus pada pembagian untung dan rugi antara peminjam dan pemberi pinjaman. Jadi, risiko investasi ditanggung bareng-bareng, begitu juga dengan keuntungannya. Dalam konteks kripto, aset-aset digital juga harus mematuhi prinsip ini. Artinya, investasi kripto yang sesuai syariah nggak boleh memberi return tetap, tapi berbasis pada profit-and-loss sharing. Sebelum token kripto bisa diperdagangkan oleh investor Muslim, token tersebut harus ditinjau dan disertifikasi oleh dewan pengawas syariah. Proses sertifikasi ini cukup ketat dan melibatkan pemeriksaan menyeluruh terhadap fitur dan desain token. Setelah itu, baru deh tokennya bisa dikategorikan halal untuk dibeli. Source: Cointelegraph Langkah Strategis Bybit: Dapat Lisensi di Dubai Peluncuran akun syariah ini bukan satu-satunya gebrakan besar Bybit. Ternyata, di waktu yang hampir bersamaan, mereka juga berhasil memperoleh lisensi di Uni Emirat Arab (UEA), negara di mana Islam menjadi agama resmi. Pada 16 September, Bybit mengantongi lisensi sementara dari Virtual Asset Regulatory Authority (VARA), regulator kripto Dubai. Lisensi ini adalah bagian dari proses pengaturan Bybit yang udah dua tahun mendirikan kantor pusat di Dubai. Nantinya, lisensi ini akan aktif sepenuhnya setelah Bybit memenuhi beberapa persyaratan yang ditetapkan oleh VARA. Menurut Helen Liu, Chief Operating Officer Bybit, lokasi Dubai yang strategis, ditambah dengan kebijakan dan lingkungannya yang mendukung, menjadikan Dubai sebagai tempat yang ideal buat bisnis kripto berkembang. Jadi, nggak heran kalau Bybit memanfaatkan momen ini buat memperluas sayapnya di kawasan Timur Tengah, terutama untuk menarik minat investor Muslim. Kenapa Akun Syariah Penting? Buat Blockheads yang Muslim, investasi sering kali jadi dilema karena harus memastikan bahwa setiap transaksi atau produk yang dipilih halal dan sesuai dengan syariah. Inilah yang coba diatasi oleh Bybit dengan meluncurkan akun kripto syariah ini. Langkah Bybit ini juga menunjukkan kalau dunia kripto mulai merangkul keberagaman dan kebutuhan spesifik dari para investornya. Dengan adanya produk-produk yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, investor Muslim sekarang bisa ikut terjun ke dunia kripto dengan lebih percaya diri. Selain itu, dengan fitur spot trading dan bot otomatis seperti DCA dan Spot Grid, investor bisa lebih fleksibel dan efisien dalam berinvestasi tanpa harus khawatir melanggar prinsip-prinsip keuangan syariah. Peluncuran akun kripto syariah oleh Bybit jadi bukti nyata bahwa dunia kripto makin inklusif. Dengan produk ini, investor Muslim bisa tenang dan yakin bahwa investasi mereka tetap halal. Ditambah lagi, lisensi di Dubai bikin Bybit makin solid buat menjadi pemain utama di industri kripto kawasan Timur Tengah. Jadi, gimana, Blockheads? Tertarik buat coba akun syariah Bybit? Kalau iya, jangan lupa buat selalu riset dan pahami produk-produk yang kamu pilih biar tetap aman dan sesuai dengan keyakinanmu. Yuk, diskusiin di kolom komentar, apa pendapat kalian soal inovasi baru dari Bybit ini?

     321
  • BingX buka suara soal hack dan buka layanan kembali
    Berita
    BingX buka suara soal hack dan buka layanan kembali

    by Admin

    Heyhey Blockheads, masih inget sama kejadian BingX kena retas? Untungnya, mereka udah berhasil pulihin layanan withdrawal dan ngeluarin pernyataan resmi nih! Withdrawal Dibuka Lagi BingX ngumumin kalau layanan withdrawal buat beberapa aset crypto udah bisa dipake lagi mulai tanggal 21 September. Aset yang bisa diwithdraw pertama-tama adalah USDT, USDC, Bitcoin, Ethereum, Tron, dan Solana. Nanti dalam dua minggu ke depan, mereka bakal buka layanan withdrawal buat aset crypto lainnya. Deposit juga bakal dibuka lagi dalam beberapa minggu ke depan. BingX kena hack tanggal 20 September. Hacker berhasil nyuri dana dari dompet panas mereka. Awalnya, kerugiannya dikira cuma sedikit. Tapi ternyata, jumlahnya makin gede dan akhirnya mencapai $52 juta. Untungnya, sebagian besar dana pengguna BingX aman karena disimpan di cold storage. BingX juga berhasil membekukan $10 juta dari dana yang dicuri. BingX Kerja Sama dengan Firma Keamanan BingX lagi kerja sama sama beberapa firma keamanan, termasuk SlowMist dan Chainalysis, buat investigasi kejadian ini dan nyoba pulihin dana yang hilang. Mereka juga ngejamin kalau kerugian bisa ditutup sama cadangan dana yang cukup. BingX udah berdiri selama 6 tahun dan punya reputasi yang bagus. Hacks Lain di Bulan September Selain BingX, ada beberapa platform crypto lain yang juga kena hack bulan September. Delta Prime, platform DeFi, kena hack dan kehilangan $6 juta. Ethena domain registrar juga kena hack dan sempat bikin website mereka down. Cex dari Indonesia pun tidak luput dari serangan hacker kemarin, yaitu Indodax.  Nah, gimana menurut Blockheads? Untungnya, BingX berhasil pulihin layanan withdrawal dan ngambil langkah-langkah buat nanganin hack ini. Semoga kejadian ini nggak bikin kepercayaan pengguna terhadap platform crypto berkurang. Tetap waspada dan hati-hati dalam berinvestasi kripto, ya!

     405
  • BingX CEX asal Singapura kena serangan hacker
    Berita
    BingX CEX asal Singapura kena serangan hacker

    by Admin

    Hey Blockheads! Ada kabar kurang menyenangkan nih dari dunia kripto. Kali ini, platform crypto exchange BingX kena hack. Nggak banyak sih aset yang hilang, tapi tetap aja bikin panik para pengguna. Yuk, kita kupas tuntas soal apa yang sebenarnya terjadi sama BingX dan kenapa kamu nggak perlu panik dulu! Apa yang Terjadi di BingX? Pada 20 September 2024, produk kepala BingX, Vivien Lin, mengonfirmasi bahwa platform mereka mengalami "minor asset loss" alias kehilangan aset yang tergolong kecil akibat serangan hacker. Kejadian ini berawal dari deteksi aktivitas jaringan yang "nggak wajar" oleh tim teknis BingX sekitar jam 4 pagi waktu Singapura. Tim langsung bereaksi dengan mengaktifkan rencana darurat, termasuk memindahkan aset secara cepat dan menangguhkan penarikan sementara. Menurut Vivien Lin, sebagian kecil aset yang tersimpan di hot wallet BingX terkena dampaknya. Tapi tenang, katanya sih jumlahnya kecil dan masih dihitung berapa pastinya. Meskipun "minimal," jumlahnya nggak bisa diremehkan, apalagi sebelumnya firma keamanan blockchain, PeckShield, melaporkan ada aliran dana mencurigakan sebesar $13,5 juta yang keluar dari BingX. Belakangan, jumlah itu direvisi jadi $26,7 juta. Platform analitik Lookonchain juga mengonfirmasi kerugian lebih dari $26 juta. Langkah Cepat BingX Setelah sadar ada serangan hacker, BingX nggak tinggal diam. Mereka langsung menangguhkan sementara penarikan dan melakukan inspeksi darurat untuk memastikan bahwa layanan wallet mereka aman. Withdraw bakal dibuka lagi dalam waktu maksimal 24 jam setelah inspeksi. Jadi, kalau Blockheads ada yang nungguin buat narik aset, sabar dulu ya! Vivien Lin juga memastikan kalau BingX akan mengganti semua kerugian. Jadi, buat kamu yang simpan kripto di sana, jangan khawatir, asetmu aman. Mereka bahkan bilang bahwa kerugian ini nggak akan berdampak pada operasional bisnis mereka secara keseluruhan. Dalam kata lain, ini kayak "luka kecil" yang nggak bakal bikin BingX tumbang. BingX Main Aman: Aset di Hot Wallet Cuma Sedikit Satu hal yang bisa bikin Blockheads lebih tenang adalah bahwa BingX menyimpan sebagian besar asetnya di cold wallet, yang berarti aset-aset itu aman dari serangan hacker. Hot wallet BingX, yang jadi target serangan, hanya menyimpan sebagian kecil aset kripto. Tapi tetap aja, meski minor, angka kerugiannya nggak bisa dibilang receh. Menurut data dari EtherScan, alamat yang dicurigai sebagai milik BingX (yang disebut "BingX 15") menyimpan sekitar $9,5 juta di sembilan blockchain. Ini turun dari angka awal yang diobservasi sebesar $13,1 juta. Hacker juga sempat melakukan transaksi kecil menggunakan Kyberswap, sebuah platform exchange terdesentralisasi, buat menyembunyikan jejak dana hasil curian. Teknik ini udah sering dipakai para hacker buat mencuci aset kripto curian. Respon Komunitas Kripto Sementara BingX mencoba menangani situasi ini dengan tenang, ada beberapa pihak di komunitas kripto yang skeptis. Salah satunya adalah Harrison Leggio, co-founder startup kripto g8keep yang dikenal dengan nama alias "Pop Punk" di media sosial X. Dia dengan keras mengkritik BingX soal transparansi dalam menangani situasi ini. Di postingannya, Harrison nanya dengan nada sindiran, "Ini beneran 'maintenance dompet' atau dompet lo pada dikuras, nih?" Memang, transparansi jadi kunci penting buat exchange kripto. Kalau Blockheads simpan aset di platform exchange mana pun, penting banget buat pilih platform yang jujur dan cepet dalam menanggapi masalah kayak gini. Apa yang Bisa Kita Pelajari dari Kejadian Ini? Nah, dari kejadian ini kita bisa belajar beberapa hal penting, Blockheads. Pertama, diversifikasi aset itu penting. Jangan simpan semua asetmu di satu tempat, apalagi di hot wallet yang lebih rentan terhadap serangan. Kedua, pilih platform exchange yang punya langkah keamanan kuat dan siap buat mengatasi serangan hacker. BingX emang cepat dalam merespons, tapi kritik dari komunitas soal transparansi tetap perlu diperhatikan. Yang terakhir, buat Blockheads yang masih baru di dunia kripto: selalu cek reputasi dan track record dari exchange yang kamu pilih. Dunia kripto emang seru, tapi risiko kayak gini tetap perlu diwaspadai. Kesimpulan Walaupun BingX kena hack dan kehilangan aset, kerugian ini masih tergolong "minor" menurut mereka. BingX udah ambil langkah cepat buat mengatasi masalah ini, dan para pengguna dijamin bakal dikompensasi. Jadi, buat Blockheads yang pake BingX, nggak perlu panik. Tapi ini juga jadi pengingat buat kita semua supaya lebih hati-hati dan selalu waspada dalam mengelola aset kripto.

     511
  • Microstrategy beli bitcoin (lagi)
    Berita
    Microstrategy beli bitcoin (lagi)

    by Admin

    Hey Blockheads! Baru aja nih ada kabar dari MicroStrategy, perusahaan teknologi yang dipimpin oleh Michael Saylor, kembali bikin gebrakan dengan mengumpulkan dana sebesar $1,01 miliar untuk beli Bitcoin! Ini bukan pertama kalinya mereka nambah simpanan BTC, tapi kali ini bener-bener bikin heboh lagi. Yuk, kita bahas lebih dalam soal apa yang lagi dilakuin sama MicroStrategy dan apa artinya buat masa depan Bitcoin! Apa yang Dilakukan MicroStrategy? Jadi gini, Blockheads. Baru aja MicroStrategy berhasil menyelesaikan penawaran convertible note senilai $1,01 miliar. Convertible note itu semacam utang, tapi bisa dikonversi jadi saham. Nah, dari dana yang mereka kumpulin ini, MicroStrategy rencananya bakal pake sebagian buat nambah Bitcoin lagi dan juga melunasi utang sebesar $500 juta yang jatuh tempo sebentar lagi. Menurut dokumen resmi yang mereka ajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC), dari 13 sampai 19 September, MicroStrategy udah nambah sekitar 7.420 Bitcoin senilai $458,2 juta. Harga rata-ratanya? Sekitar $61.750 per BTC! Harga segitu udah termasuk biaya dan pengeluaran lainnya. Convertible Note: Apa Itu? Oke, mungkin sebagian dari kalian penasaran, “Apa sih convertible note itu?” Jadi, convertible note ini adalah utang yang bisa dikonversi jadi saham. MicroStrategy ngasih bunga tahunan 0,625% buat pemegang note, yang bakal dibayar tiap enam bulan sekali, tepatnya pada 15 Maret dan 15 September. Utangnya bakal jatuh tempo pada 2028, kecuali pemegangnya milih buat konversi jadi saham atau dilunasi lebih awal. Harga konversinya sekitar $183,19 per saham, yang berarti ada premi sekitar 40% dibanding harga saham MicroStrategy pada 17 September. Jadi, kalau Blockheads tertarik beli convertible note ini, kalian bisa dapetin saham MicroStrategy dengan harga yang cukup menarik! Fokus Utama: Beli Bitcoin! Dari hasil penawaran tersebut, MicroStrategy bakal pake sekitar $997,4 juta (setelah dipotong biaya-biaya) buat nambah lagi simpanan Bitcoin mereka. Ini sejalan sama strategi agresif Michael Saylor yang selalu beli BTC sebanyak mungkin. Tapi, nggak cuma buat Bitcoin doang. Sebagian dari dana itu bakal dipake buat melunasi utang sebesar $500 juta yang bakal jatuh tempo pada 26 September nanti. Sisanya? Ya, bakal dipake buat keperluan umum perusahaan, tapi fokus utamanya tetep buat akumulasi lebih banyak Bitcoin! Simpanan Bitcoin MicroStrategy Makin Wadidaw! Pada 13 September, MicroStrategy juga ngumumin kalau mereka baru aja nambah sekitar 18.300 BTC senilai $1,11 miliar antara 6 Agustus dan 12 September. Harga rata-rata BTC yang mereka dapetin waktu itu adalah $60.408 per Bitcoin. Gila banget kan? CEO MicroStrategy, Michael Saylor, juga sempat nge-tweet kalau mereka udah ngeraih "BTC Yield" sebesar 4,4% untuk kuartal ini dan 17% untuk sepanjang tahun ini. Saat itu, MicroStrategy memegang 244.800 BTC, menjadikan mereka salah satu perusahaan dengan simpanan Bitcoin terbesar di dunia! Apa Artinya untuk Bitcoin dan Masa Depan? Aksi beli MicroStrategy ini tentu aja makin memperkuat posisi mereka sebagai pendukung utama Bitcoin di level korporasi. Setiap kali mereka beli dalam jumlah besar, itu biasanya bikin harga Bitcoin naik, atau setidaknya bikin banyak investor dan pemain besar lainnya semakin yakin buat investasi di kripto. Selain itu, strategi Michael Saylor yang terus-menerus mengakumulasi Bitcoin menunjukkan keyakinan yang kuat bahwa BTC adalah aset masa depan yang bisa mengalahkan inflasi dan menjadi simpanan nilai jangka panjang. Buat Blockheads yang juga pegang Bitcoin, kabar ini pasti bikin semangat, kan? Dengan MicroStrategy yang terus nambah Bitcoin, kelihatannya mereka belum mau berhenti dalam waktu dekat. Buat Blockheads yang masih ragu sama Bitcoin, mungkin ini bisa jadi sinyal bahwa investasi di kripto nggak cuma buat spekulasi, tapi juga bisa jadi aset jangka panjang yang menguntungkan. Gimana pendapat kalian soal langkah terbaru MicroStrategy ini? Apakah mereka bakal terus jadi pemain besar di dunia Bitcoin?

     283
  • Coinfest Asia 2024 Sukses Digelar, Siap Hadir Lagi Tahun Depan!
    Berita
    Coinfest Asia 2024 Sukses Digelar, Siap Hadir Lagi Tahun Depan!

    by Admin

    Coinfest Asia 2024 telah sukses diselenggarakan di Nuanu City, Bali, pada tanggal 22-23 Agustus 2024. Sebagai festival kripto dan Web3 terbesar di Asia, acara ini berhasil menarik lebih dari 6.000 partisipan dari berbagai negara, menjadikannya momen penting bagi industri Web3 di kawasan ini. Kasan, Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), menegaskan pentingnya Coinfest Asia sebagai platform utama bagi para pelaku industri aset kripto untuk berbagi pengetahuan, berkolaborasi, dan mengeksplorasi inovasi.  “Coinfest Asia berfungsi sebagai platform bagi para pelaku industri aset kripto untuk berbagi pengetahuan, berkolaborasi, dan mengeksplorasi inovasi dalam teknologi blockchain dan Web3, yang semuanya penting untuk memperkuat sektor aset kripto nasional,” ujar Kasan. Pada edisi ketiganya, Coinfest Asia berhasil meraih pertumbuhan acara yang luar biasa, dengan peningkatan partisipan tahunan sebesar 50%—dari 2.000 partisipan pada edisi perdana 2022 menjadi 4.000 partisipan pada 2023, dan lebih dari 6.000 partisipan pada 2024.  Menurut Felita Setiawan, peningkatan yang diraih tahun ini didukung oleh kondisi industri Web3 dan kripto yang kian positif.  “Tahun ini, jelas bahwa dari segi pasar, situasinya jauh lebih baik, dan peserta lebih antusias. Kami juga menghadirkan panel yang lebih interaktif dengan memungkinkan peserta dan panelis untuk saling berinteraksi. Dari segi pengalaman, acara dibuat lebih imersif dengan berbagai kegiatan yang menjangkau partisipan dari berbagai kalangan termasuk gamer dan developer,” kata Felita Setiawan. Mengusung tema "Where Innovation Meets Adoption," Coinfest Asia 2024 berhasil menghadirkan lebih dari 150 pakar kripto dan Web3 dunia, 100 sesi diskusi, 100 side events dan menciptakan lebih dari 25.000 koneksi yang berpeluang menghasilkan bisnis dan inovasi.  Acara ini juga menjadi jendela bagi perusahaan Web3 dunia untuk melihat potensi Indonesia di kancah Web3 global. Perusahaan seperti Internet Computer, Manta, dan Pendle, misalnya, mengaku kagum dengan antusiasme dan ekosistem Web3 di Indonesia.   Dominic Williams, Founder & Chief Scientist at DFINITY Foundation (Internet Computer), mengatakan, “Kualitas pengembang Indonesia termasuk yang terbaik di dunia—ini tidak terduga. Kami sangat optimis dengan Indonesia.”  Sementara itu, Victor Ji, Co-Founder Manta, mengungkapkan, “Saya sangat bullish terhadap komunitas di sini. Mereka sangat peduli dengan pengalaman pengguna dan produk yang mereka buat.”  Dan Anthony, Head of Growth Pendle, juga melihat pertumbuhan Web3 di Indonesia dengan optimisme, “Saya bisa melihat pertumbuhan Web3 di Indonesia yang jelas berkembang hanya dari energi yang saya lihat di Coinfest.” Coinfest Asia dan Target Besarnya di 2025 Tahun 2025 diprediksi akan menjadi tahun transformasi besar bagi industri kripto, khususnya di Indonesia. Mulai Januari 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengambil alih peran Bappebti sebagai badan regulasi utama untuk industri kripto. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan iklim industri kripto dan Web3 yang lebih baik dan stabil.  Dengan adopsi teknologi blockchain dan kripto yang terus meningkat secara global, Coinfest Asia 2025 akan kembali hadir dan berfokus pada isu-isu penting yang dihadapi industri, seperti perkembangan dalam Real World Assets (RWA), Digital Identity, AI (Artifical Intelligence) dalam blockchain, serta bagaimana perusahaan dapat menavigasi regulasi yang semakin kompleks. Selain itu, Coinfest Asia 2025 akan menjadi panggung bagi pengumuman besar dari proyek-proyek kripto terkemuka yang berpotensi membawa perubahan signifikan dalam industri. Felita Setiawan mengungkapkan, “Coinfest Asia 2025 tidak hanya akan menggandakan partisipasi tahun ini, tetapi juga akan mengangkat acara ini ke tingkat yang lebih tinggi. Kami berencana untuk memperkenalkan pengalaman interaktif baru, menghadirkan lebih banyak pemimpin industri global, dan memperluas peluang jaringan untuk mengakomodasi minat dan pentingnya teknologi Web3 yang semakin meningkat di Asia.” Tentang Coinfest Asia Coinfest Asia adalah festival kripto dan Web3 terbesar di dunia, yang menyatukan para pemimpin industri, inovator, dan komunitas untuk berdiskusi, belajar, dan berkolaborasi dalam mengembangkan masa depan teknologi Web3. Diadakan setiap tahun di Bali, Coinfest Asia terus menjadi platform utama bagi industri untuk memperluas jangkauan dan memperkuat ekosistemnya di kawasan ini. Coinfest Asia 2024 didukung oleh lebih dari 60 sponsor, seperti Polkadot, Mandala Chain, Coinstore, OKEx Wallet, CoinTech2u, CFX, Aptos, Haqq, Google Cloud, Ripple, Indodax, Tokocrypto, Pintu, Triv, Cloudmile, MEEET, Staynex, W3GG, BRI Bank, Bitget, dan banyak lainnya. Tentang Coinvestasi Didirikan pada tahun 2017, Coinvestasi menyediakan konten informatif dan kreatif setiap hari untuk para penggemar kripto dan blockchain di Indonesia di Coinvestasi.com, YouTube, Instagram, dan diskusi harian di Twitter, Telegram, dan komunitas Discord-nya. Coinvestasi adalah bagian dari grup media Indonesia Crypto Network (ICN).

     1338
  • Tokocrypto sah jadi Pedagang Fisik Aset Kripto!
    Berita
    Tokocrypto sah jadi Pedagang Fisik Aset Kripto!

    by Admin

    Heyhooo Blockheads! Ada kabar mantul dari dunia kripto Indonesia nih. Tokocrypto, salah satu bursa kripto terbesar di Indonesia, akhirnya resmi mendapatkan lisensi penuh dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Ini bukan kabar biasa, karena lisensi ini bisa jadi game changer buat masa depan industri kripto di Tanah Air. Yuk, kita kulik lebih dalam! Tokocrypto dan Lisensi PFAK: Apa Itu? Jadi, gini Blockheads, pada 9 September 2024, Tokocrypto mengumumkan kalau mereka berhasil mendapatkan lisensi sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) dari Bappebti. Lisensi ini bukan cuma sekadar formalitas, tapi memberikan otoritas penuh bagi Tokocrypto untuk beroperasi sebagai pedagang aset kripto fisik yang sesuai dengan aturan perdagangan di Indonesia. Sebelumnya, sejak tahun 2014, bursa-bursa kripto di Indonesia beroperasi dalam kategori "calon bursa kripto." Baru pada 2019, Tokocrypto terdaftar sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK). Dengan lisensi PFAK ini, Tokocrypto bukan lagi “calon” tapi sudah resmi sebagai pedagang kripto yang sah. Tokocrypto: Pemain Kunci di Industri Kripto Indonesia Buat yang belum tahu, Tokocrypto adalah salah satu bursa kripto terbesar di Indonesia. Menurut CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis, mereka jadi bursa ketiga yang berhasil mendapatkan lisensi PFAK di Indonesia. Saat ini, masih ada 35 calon bursa kripto lain yang sedang menunggu lisensi dari Bappebti. Jadi, bisa dibilang, Tokocrypto sudah selangkah lebih maju dibanding kompetitor. Menurut data dari CoinGecko, Tokocrypto mendominasi pasar kripto Indonesia dengan 43% pangsa pasar di antara tiga bursa teratas. Posisi kedua dipegang oleh Indodax dengan 42%, dan Upbit Indonesia di posisi ketiga dengan 15%. Ini menunjukkan betapa kuatnya posisi Tokocrypto di industri kripto lokal. Binance dan Tokocrypto: Ada Apa di Balik Layar? Nah, Blockheads, ada satu hal menarik yang perlu kalian tahu. Tokocrypto ini ternyata bukan cuma bursa lokal biasa. Mereka punya dukungan kuat dari Binance, salah satu bursa kripto terbesar di dunia. Binance pertama kali berinvestasi di Tokocrypto pada tahun 2020 sebagai bagian dari strategi mereka untuk masuk ke pasar Indonesia. Pada 2022, Binance meningkatkan investasinya di Tokocrypto, bahkan mantan CEO Binance, Changpeng Zhao, pernah menyebutkan kalau mereka menambah modal dan meningkatkan kepemilikan sahamnya di Tokocrypto. Dan sekarang, Binance secara terbuka menyebut Tokocrypto sebagai "anak perusahaan" mereka. Ini mengindikasikan kalau Binance mungkin punya kendali signifikan atas Tokocrypto. Apa Artinya Buat Masa Depan Kripto di Indonesia? Dengan lisensi penuh dari Bappebti, Tokocrypto sekarang punya landasan yang lebih kuat untuk tumbuh dan berkembang di Indonesia. Yudhono Rawis juga bilang kalau lisensi ini adalah bagian penting dari strategi mereka untuk menjadi platform perdagangan terkemuka di Indonesia. Jadi, nggak heran kalau ke depannya kita bakal lihat lebih banyak inovasi dan layanan baru dari Tokocrypto. Buat Blockheads yang sering trading atau invest di kripto, ini juga bisa jadi kabar baik. Dengan lisensi penuh, Tokocrypto bakal lebih aman dan terpercaya. Dan tentunya, regulasi yang jelas dari pemerintah bisa memberikan perlindungan lebih buat kita semua sebagai konsumen. Penutup Jadi, Blockheads, dengan Tokocrypto yang sekarang sudah punya lisensi penuh, masa depan kripto di Indonesia tampaknya bakal makin cerah. Apalagi dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto punya semua yang dibutuhkan buat terus berkembang dan jadi pemain utama di pasar kripto. Gimana menurut kalian?

     1537
  • Telegram ubah kebijakan pengguna, apa yang diubah?
    Berita
    Telegram ubah kebijakan pengguna, apa yang diubah?

    by Admin

    Hey Blockheads! Ada kabar terbaru nih dari dunia Telegram. Setelah penangkapan CEO-nya, Pavel Durov, di Prancis beberapa minggu lalu, Telegram ternyata melakukan perubahan penting pada kebijakan moderasi konten ilegal mereka. Nah, apa aja sih yang berubah dan apa dampaknya buat kita semua? Yuk, simak artikel ini! Perubahan di FAQ Telegram Awalnya, di halaman FAQ Telegram, ada jawaban yang menyebutkan bahwa mereka nggak bisa memproses permintaan terkait moderasi konten di chat pribadi atau grup. Singkatnya, Telegram menekankan kalau semua percakapan di platform mereka adalah urusan pribadi antar pengguna. Tapi, setelah penangkapan Durov, bagian ini tiba-tiba hilang dari FAQ mereka. Sekarang, jawaban soal pelaporan konten ilegal lebih fokus pada fitur "laporkan" di Telegram, yang memungkinkan pengguna untuk menandai konten ilegal langsung ke moderator mereka. Jadi, sepertinya Telegram mulai lebih serius menangani laporan terkait konten yang melanggar aturan. Tanggapan Telegram Pasca perubahan ini, Telegram belum memberikan komentar resmi soal kenapa mereka mengubah kebijakan tersebut. Tapi, yang jelas, ini terjadi nggak lama setelah Durov akhirnya buka suara soal penangkapannya. Pada 5 September, Durov mengeluarkan pernyataan publik pertama sejak ditangkap, di mana dia menekankan keinginannya untuk memperbaiki moderasi konten di Telegram. Dia bilang, lonjakan pengguna Telegram yang tiba-tiba hingga mencapai 950 juta orang menyebabkan kesulitan dalam mengendalikan penyalahgunaan platform. Durov juga mengatakan kalau dia bertekad untuk memastikan perbaikan signifikan dalam moderasi konten, dan proses itu sudah dimulai di internal Telegram. Jadi, Blockheads, kayaknya kita bakal lihat lebih banyak pembaruan dari Telegram ke depannya soal ini. Perubahan Sikap? Kalau kita lihat dari pernyataan awal Telegram setelah penangkapan Durov, mereka sebelumnya bersikap cukup defensif. Waktu itu, Telegram bilang kalau tuduhan terhadap Durov absurd dan nggak masuk akal buat menyalahkan platform atau pemiliknya atas penyalahgunaan yang dilakukan pengguna. Tapi, dengan adanya perubahan di FAQ dan pernyataan terbaru Durov, kayaknya ada perubahan sikap yang cukup signifikan dari pihak Telegram. Penangkapan Durov dan Tuduhan Serius Sedikit flashback, Durov, yang lahir di Rusia dan sekarang jadi warga negara Prancis, ditangkap di sebuah bandara di luar Paris pada 24 Agustus lalu. Dia dituduh mengizinkan penyebaran konten berbahaya seperti pelecehan seksual anak, perdagangan narkoba, penipuan, dan terorisme di platform Telegram. Prancis juga menuduhnya gagal bekerja sama dengan penegak hukum dalam menangani masalah ini. Tentu aja, penangkapan ini memicu banyak kontroversi dan kritik, terutama terkait isu kebebasan berbicara dan bagaimana platform digital seperti Telegram seharusnya bertanggung jawab atas konten yang ada di dalamnya. Apa Selanjutnya? Dengan perubahan di FAQ dan sikap Durov yang lebih terbuka untuk memperbaiki moderasi konten, kita bisa mengharapkan beberapa langkah konkret dari Telegram dalam beberapa bulan ke depan. Ini juga bisa jadi tanda bahwa Telegram siap beradaptasi dengan regulasi yang lebih ketat, terutama di pasar Eropa. Nah, Blockheads, gimana pendapat kalian soal perubahan ini? Apakah langkah Telegram ini cukup buat menangani masalah konten ilegal di platform mereka? Atau justru kalian merasa ada hal lain yang perlu dilakukan? Yuk, diskusi di kolom komentar!

     248
  • Pavel Durov akhirnya angkat bicara, ngomong apa?
    Berita
    Pavel Durov akhirnya angkat bicara, ngomong apa?

    by Admin

    Hey Blockheads! Kalian pasti udah dengar kabar tentang penangkapan Pavel Durov, pendiri Telegram, di Prancis bulan Agustus kemarin, kan? Nah, setelah sekian lama diam, akhirnya Durov buka suara nih. Yuk, kita bahas apa aja yang dia sampaikan dan gimana situasinya sekarang. Kaget dengan Penangkapan Dalam sebuah pesan yang disiarkan di channel publik Telegram-nya, Durov mengungkapkan keterkejutannya atas penangkapan tersebut. Dia bilang, sebenarnya nggak perlu sampai ditangkap segala, karena Telegram udah punya perwakilan resmi di Uni Eropa yang mengurus semua permintaan regulasi dan pertanyaan dari penegak hukum. Durov juga mengklaim kalau dia adalah warga negara Prancis dan sering berkunjung ke Konsulat Prancis di Dubai, jadi seharusnya otoritas Prancis punya banyak cara lain untuk menghubunginya tanpa harus melakukan penangkapan. Siap Tinggalkan Pasar yang Tidak Sejalan Durov juga nggak segan-segan menegaskan kalau Telegram siap angkat kaki dari negara yang nggak mendukung misi mereka untuk kebebasan berbicara dan berekspresi. Menurutnya, mereka nggak menjalankan Telegram demi uang, tapi untuk membawa kebaikan dan membela hak dasar manusia, terutama di tempat-tempat di mana hak-hak itu sering dilanggar. Wah, statement yang cukup berani, ya! Kritik Terhadap Keputusan Prancis Durov juga mengkritik keras keputusan Prancis untuk menargetkan dirinya secara pribadi, bukannya mengambil tindakan terhadap perusahaannya. Hal ini tentu memicu perdebatan lebih lanjut tentang kebijakan Prancis terhadap kebebasan berbicara. Macron: "Bukan Masalah Politik" Presiden Prancis, Emmanuel Macron, langsung merespon setelah penangkapan Durov dengan mengatakan bahwa penangkapan tersebut nggak bermotif politik. Tapi, pernyataan ini nggak cukup buat meredakan kritik internasional yang makin menggema. Banyak pihak, termasuk komunitas The Open Network dan eksekutif industri, yang menyerukan pembebasan Durov. Salah satu kritik paling keras datang dari Chris Pavlovski, pendiri dan CEO Rumble. Setelah penangkapan Durov, Pavlovski langsung hengkang dari Eropa dan memperingatkan bahwa Prancis udah nggak aman lagi untuk para pendiri teknologi yang mendukung kebebasan berbicara. Dia bahkan bilang bahwa Prancis udah melewati batas dengan menangkap CEO Telegram dan menegaskan bahwa Rumble akan menggunakan "segala cara yang ada" untuk melawan upaya penyensoran tersebut. Durov Tolak Bantuan Diplomatik Meskipun menghadapi investigasi hukum di Prancis, Durov dilaporkan menolak bantuan diplomatik dari Rusia dan Uni Emirat Arab (UEA), dua negara yang juga menjadi kewarganegaraannya. Menurut laporan dari Politico, Durov hanya meminta agar Kedutaan Besar UEA tetap mendapat informasi tentang situasinya, tapi menolak kunjungan konsuler dari kedua negara tersebut. Apa Selanjutnya? Saat ini, Durov masih dilarang meninggalkan Prancis dan harus melapor ke pihak berwenang setiap minggu. Situasinya tentu masih berkembang, dan belum jelas bagaimana akhir dari drama ini. Yang pasti, banyak yang terus memperhatikan bagaimana Prancis akan menangani kasus ini, terutama terkait kebebasan berbicara yang jadi sorotan utama. Nah, Blockheads, gimana pendapat kalian soal kasus ini? Apakah ini akan memengaruhi masa depan Telegram dan kebebasan berbicara di dunia digital?

     294
  • Blockchain Life 2024 in Dubai: Top Companies and Key Industry Figures Gather in the World Crypto Capital
    Berita
    Blockchain Life 2024 in Dubai: Top Companies and Key Industry Figures Gather in the World Crypto Capital

    by Admin

    On October 22-23, Dubai will host the 13th international forum Blockchain Life 2024 – one of the largest global events in the field of web3, cryptocurrencies, and mining. The forum will feature over 10,000 leading experts, crypto entrepreneurs, and enthusiasts from 120 countries. Participants and speakers will discuss earning strategies, current issues of crypto market development and new trends ahead of the bull cycle. Among the speakers at the forum: Paolo Ardoino - CEO Tether Justin Sun - Founder of TRON Yat Siu - Co-Founder of Animoca Brands  Pascal Gauthier - CEO Ledger  Dr. Marwan Alzarouni - CEO Dubai Blockchain Center Xinxi Wang - Co-Founder of Litecoin Foundation Sunny Lu - CEO Vechain Sergei Khitrov - Founder of Jets Capital, Listing.Help Arthur Breitman - Co-Founder of Tezos Eowyn Chen - CEO of Trust Wallet Sunny Aggarwal - Co-Founder of Osmosis Labs Kostas Chalkias - Co-Founder of Sui (Mysten Labs)  Sasha Plotvinov - Founder of Notcoin Mustafa Al-Bassam - Co-Founder of Celestia Labs Tiago Henriques - Google Cloud Zied Brini - Сonsensys ❗️All forum participants will have exclusive and free access to simultaneous interpretation of speeches into 70 languages. Traditionally, the event will include speeches from over 200 speakers, an exhibition featuring more than 180 booths from leading companies and startups, a Startup Pitch, the Blockchain Life Awards 2024, and a legendary AfterParty.As part of Blockchain Life Week, which runs from October 18 to 28, there will be over a hundred side events. A VIP ticket to the forum allows free access to some of them for free. Use promo code BL-KBI2024 to receive a 10% discount on any ticket. Purchase tickets on the website: Blockchain Life 2024

     1343
  • Qatar kenalkan regulasi digital asset
    Berita
    Qatar kenalkan regulasi digital asset

    by Admin

    Halo Blockheads! Apa kabar? Kalian pasti tau dong kalau Qatar lagi gencar-gencarnya bertransformasi secara digital. Nah, kali ini ada kabar terbaru dari dunia aset digital di sana. Qatar baru aja meluncurkan kerangka regulasi komprehensif buat mengatur dan menciptakan aset digital. Yup, Qatar Financial Centre (QFC) yang berbasis di Doha jadi garda terdepan dalam inovasi ini.  Kerangka Regulasi Aset Digital Qatar: Apa Saja Isinya? QFC bareng dua regulatornya, Qatar Financial Centre Authority (QFCA) dan Qatar Financial Centre Regulatory Authority (QFCRA), meluncurkan aturan baru yang jadi fondasi buat aset digital di Qatar. Jadi, kalau kalian penasaran, aturan ini nggak cuma ngatur soal tokenisasi dan pengakuan hukum atas hak kepemilikan di token dan aset dasar aja, lho. Mereka juga mengatur soal penitipan, transfer, dan pertukaran aset digital. Bahkan, kontrak pintar (smart contracts) juga diakui secara hukum! Qatar sendiri punya kerangka hukum, regulasi, pajak, dan bisnis yang terpisah dari negara bagian lainnya. Mirip sama zona ekonomi bebas di Uni Emirat Arab, QFC juga memberikan kebebasan buat kepemilikan asing hingga 100% dan repatriasi keuntungan secara penuh. Nggak cuma itu, pajak korporasi yang dikenakan juga cukup kompetitif, yaitu 10% dari keuntungan lokal. Cocok banget buat kalian yang pengen berinvestasi atau memulai bisnis di Qatar. Mendukung Transformasi Digital Qatar Regulasi ini nggak cuma buat gaya-gayaan aja, Blockheads. Menurut Gubernur Bank Sentral Qatar, Yang Mulia Sheikh Bandar bin Mohammed bin Saoud Al Thani, aturan baru ini jadi tonggak penting buat mewujudkan "Strategi Sektor Keuangan Ketiga" negara tersebut. Beliau yakin kalau kerangka regulasi ini bakal menghadirkan peluang besar buat sektor keuangan Qatar. Jadi, apa sih sebenarnya Strategi Sektor Keuangan Ketiga ini? Diluncurkan pada November 2023, strategi ini bertujuan buat menciptakan pasar modal yang bisa mengoptimalkan potensi ekonomi Qatar. Salah satu fokus utamanya adalah mengadopsi teknologi-teknologi baru yang bisa mempercepat transformasi digital di negara tersebut. Nah, regulasi aset digital ini jadi bagian dari rencana besar itu. Kolaborasi dengan Banyak Pihak Kerangka regulasi ini nggak dibuat asal-asalan, Blockheads. QFC kerja bareng 37 organisasi domestik dan internasional yang berkiprah di bidang keuangan, teknologi, dan hukum buat menyusun aturan ini. Dengan begitu, mereka berharap ekosistem aset digital di Qatar bisa aman, transparan, dan sesuai dengan standar internasional. Oh ya, sejak peluncuran Digital Assets Lab pada Oktober 2023, QFC udah menerima lebih dari 20 startup buat ngembangin, nge-test, dan mengkomersialkan produk serta layanan mereka. Ini bukti kalau Qatar serius banget buat mendukung inovasi di sektor digital. Bukan cuma buat pemain besar, tapi juga buat startup-startup yang punya ide-ide brilian. Peluang Besar di Depan Mata Dengan adanya kerangka regulasi ini, Qatar makin siap buat jadi salah satu pemain utama di dunia aset digital. Buat kalian yang punya minat di dunia crypto atau pengen ngejalanin bisnis berbasis digital, ini bisa jadi peluang emas. Qatar nggak cuma membuka pintu buat investor global, tapi juga memberikan kepastian hukum yang bikin tenang. Jadi, gimana nih Blockheads? Siap buat menyambut era baru di dunia aset digital? Dengan regulasi yang makin matang, Qatar bisa jadi salah satu destinasi utama buat kalian yang pengen explore dunia digital lebih jauh. Jangan sampai ketinggalan kereta, ya!

     282
  • Solana bakal turun di bawah $100 di bulan Septembearish?
    Berita
    Solana bakal turun di bawah $100 di bulan Septembearish?

    by Admin

    Hai Blockheads! Kalian mungkin udah nggak asing lagi dengan Solana, salah satu altcoin yang sering bikin heboh di dunia crypto. Tapi, gimana kabarnya sekarang? Sayangnya, kayaknya Solana lagi nggak begitu baik-baik aja nih. Dengan harga yang terus merosot dan indikator pasar yang kurang mendukung, kita perlu lihat lebih dalam apakah Solana bisa jatuh di bawah $100 di bulan September ini. Harga SOL Terjun Bebas, Kenape sih lu, SOL? Di akhir Agustus, Solana mencatatkan return mingguan terburuk kedua di tahun 2024, dengan penurunan sebesar 19,14%. Sebelumnya, penurunan terbesar terjadi di bulan Juli dengan 25,19%. Udah dua bulan berturut-turut nih Solana jadi sorotan negatif di pasar crypto. Apalagi, harga SOL juga udah nggak bisa bertahan di atas Exponential Moving Average (EMA) 200 hari, yang biasanya jadi patokan penting buat trader. Derivatif Ambil Alih, Short-Seller Berpesta Nggak cuma di spot market, di pasar derivatif juga harga Solana mengalami tekanan. Open interest (OI) Solana naik 20% setelah sebelumnya sempat turun 12% dalam sehari. Ini menunjukkan kalau para trader futures lagi gencar banget short-selling SOL, alias bertaruh kalau harga bakal terus turun. Indikator lain yang mendukung pandangan bearish adalah funding rate yang negatif selama seminggu terakhir, terlama sejak Oktober 2023. Dengan funding rate di -0,001, ini jadi yang terendah di tahun 2024. Jadi, udah jelas banget kalau sentimen pasar lagi nggak mendukung kenaikan harga SOL dalam waktu dekat. Volume DEX Solana Merosot Aktivitas on-chain Solana juga nggak kalah suram. Volume DEX mingguan Solana mencapai titik terendah dalam 6 bulan terakhir, hanya sebesar $7,7 miliar. Padahal, di bulan Maret, volume trading harian Solana di DEX sempat 50% lebih tinggi dari Ethereum, dengan volume trading harian yang secara rutin melewati $3 miliar. Tapi, sekarang euforia seputar memecoin di ekosistem Solana udah mulai pudar. Analisis Chart: SOL/BTC Terlihat Mengkhawatirkan Analisis teknikal juga nggak memberikan banyak harapan. Trader independen dengan nama Bluntz_Capital menganggap grafik SOL/BTC terlihat “mengerikan.” Menurut dia, Solana udah kelihatan seperti mencapai puncak dan berpotensi turun lebih jauh. Kalau beneran kejadian, ini bisa bikin harga Solana makin anjlok. Ujian Berat di Level $127 Sebelum mencapai titik kritis di $100, support terdekat Solana ada di sekitar $127. Sejak April 2024, SOL udah beberapa kali jatuh di bawah $120, tapi selalu berhasil kembali dan bertahan di atas $127. Namun, kali ini situasinya berbeda karena SOL udah kehilangan support dari EMA 200 hari, yang jadi pertanda struktur chart-nya makin bearish. Kalau Solana gagal bertahan di atas $127, target berikutnya adalah $110. Meskipun begitu, kalau pasar crypto secara keseluruhan terus mengalami tekanan, bisa jadi Solana bakal retest di zona demand antara $98 dan $104. Ini skenario terburuk buat Solana, yang bakal mengalami koreksi 22% dan mencapai level terendah baru di tahun ini. Akankah Solana Turun di Bawah $100? Nah, pertanyaannya sekarang, apakah Solana bakal jatuh di bawah $100 di bulan September? Jawabannya mungkin tergantung pada kondisi pasar secara keseluruhan, terutama pergerakan Bitcoin. Kalau Bitcoin bisa bikin reli di Q4, harga Solana mungkin nggak akan turun sejauh itu. Tapi, kalau pasar terus bearish, kita harus siap-siap lihat SOL di bawah $100. Jadi, buat kalian yang masih pegang Solana, ini saatnya buat lebih waspada. Perhatikan terus pergerakan pasar dan jangan lupa buat selalu DYOR (Do Your Own Research). Semoga artikel ini bisa bantu kalian buat ngambil keputusan yang tepat, Blockheads! Keep calm and hodl on!

     1165
  • $313 juta kripto di hack selama bulan Agustus
    Berita
    $313 juta kripto di hack selama bulan Agustus

    by Admin

    Halo, Blockheads! Dunia crypto emang seru, tapi nggak bisa dipungkiri juga, rawan banget jadi sasaran empuk para hacker. Nah, bulan Agustus ini, kerugian akibat ulah para hacker benar-benar bikin ngelus dada. Bayangin aja, total crypto yang dicuri mencapai $313,86 juta! Phishing Attack Jadi Faktor Utama Dari semua serangan di bulan Agustus, phishing attack adalah yang paling dominan. Nggak tanggung-tanggung, serangan ini menyumbang 93,5% dari total kerugian, dengan angka fantastis $293,4 juta. Jadi, buat kalian yang suka dapat link-link aneh, hati-hati ya, bisa-bisa saldo crypto kalian tiba-tiba amblas! Jangan klik-klik itu link deh ya, blockheads. Dua serangan phishing terbesar di bulan ini berhasil mencuri Bitcoin senilai $238 juta dan Dai sebesar $55,4 juta. Udah kayak jackpot aja nih buat para pelaku kejahatan siber. Sementara itu, serangan lainnya juga nggak kalah bikin rugi. Contohnya Ronin Network yang berhasil pulih $12 juta dari hacker, tapi tetep aja kehilangan $5,1 juta akibat transaksi kripto yang nggak sah. Kekhawatiran Terhadap Serangan Siber di Industri Crypto Nggak cuma di bulan Agustus aja, Blockheads. Menurut laporan dari Immunefi yang dirilis tanggal 29 Agustus, industri crypto udah kehilangan total $1,21 miliar akibat hack dan rug pull sepanjang tahun 2024 ini. Jadi, ini emang bukan masalah sepele. Dari awal tahun sampe sekarang, kerugian terus bertambah dan makin bikin para investor was-was. WazirX, salah satu exchange crypto terbesar di India, juga jadi korban serangan siber besar di bulan Juli. Mereka kehilangan dana sebesar $234,9 juta dari salah satu dompet multisig mereka. Saat ini, WazirX lagi berusaha buat pulih secara finansial dan menjalani proses hukum di Singapura buat mengejar pelaku kejahatan ini. Ethical Hacker Turun Tangan Tapi tenang, nggak semua hacker itu jahat, kok. Ada juga yang disebut ethical hackers, atau hacker baik yang justru mau bantu lindungi industri crypto dari ancaman seperti ini. Salah satu kelompok hacker baik ini, yang dikenal sebagai Security Alliance atau SEAL, dipimpin oleh white hat hacker dan peneliti Paradigm, Samczsun. Sejak diluncurkan di bulan Agustus 2023, SEAL udah menerima lebih dari 900 tiket terkait hack. Jadi, buat kalian yang udah pernah kena hack atau pengen mencegah hal itu terjadi, SEAL ini bisa jadi pahlawan di dunia crypto. Apa Dampaknya ke Proyek Crypto? Selain kerugian finansial yang langsung terasa, ada efek lain yang nggak kalah parah, yaitu hilangnya kepercayaan terhadap proyek-proyek crypto. Menurut laporan dari Immunefi, hampir 80% mata uang kripto nggak pernah bisa pulih nilainya setelah kena hack atau exploit. Jadi, bukan cuma kehilangan uang, tapi juga reputasi proyek tersebut bisa hancur lebur. Ini tentu jadi peringatan keras buat semua pelaku industri crypto, termasuk kalian, Blockheads! Selalu pastikan untuk hati-hati, gunakan keamanan yang kuat, dan jangan pernah gampang percaya sama link atau penawaran mencurigakan. Dunia crypto memang penuh potensi, tapi juga penuh risiko. Tetap waspada ya, supaya nggak jadi korban berikutnya! Tetap semangat berinvestasi dan jangan lupa untuk selalu cek update terbaru dari dunia crypto di sini!

     1100